Top

ABC Australia kembali buka peluang beasiswa bagi wartawan Timor-Leste

Foto ABC

DILI, 03 November 2026 (TATOLI) – Australian Broadcasting Corporation (ABC) melalui ABC International Development, bekerja sama dengan Kedutaan Besar Australia di Timor-Leste, kembali membuka peluang beasiswa jurnalisme kepentingan publik (Public Interest Media Scholarship) tahap kedua bagi dua jurnalis muda Timor-Leste untuk mengikuti program pengembangan profesional di Australia pada 2027.

Program yang didukung Pemerintah Australia tersebut merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan pertama pada 2026, yang sebelumnya memberikan kesempatan kepada dua jurnalis dari media Neon Metin dan Kantor Berita TATOLI untuk meningkatkan kapasitas jurnalistik melalui pelatihan dan pendampingan langsung di ruang redaksi ABC News di Melbourne dan Sydney.

Melalui program tahap kedua ini, ABC International Development kembali mengundang jurnalis Timor-Leste berusia di bawah 35 tahun untuk mengajukan proposal liputan yang mengangkat persoalan penting dan berdampak bagi masyarakat Timor-Leste.

Berdasarkan pengumuman resmi ABC International Development yang diterbitkan pada 2 November 2026, dua jurnalis terpilih akan memperoleh kesempatan mengikuti perjalanan yang seluruh biayanya ditanggung ke Australia pada Februari 2027.

Selama berada di Australia, para penerima beasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung bekerja dan belajar bersama tim redaksi ABC News di Melbourne dan Sydney, sekaligus memperdalam keterampilan peliputan, pengembangan ide berita, serta produksi karya jurnalistik yang berorientasi pada kepentingan publik.

Selain pelatihan di Australia, penerima beasiswa juga akan memperoleh pendampingan melalui program mentoring secara langsung di Timor-Leste maupun secara daring bersama para mentor dari ABC International Development.

Pendampingan tersebut bertujuan membantu peserta mengembangkan proposal liputan menjadi karya jurnalistik yang siap dipublikasikan atau disiarkan melalui media masing-masing.

Hasil karya jurnalistik para penerima beasiswa selanjutnya akan mendapatkan kesempatan untuk diperkenalkan dalam kegiatan Dili Dialogue yang diselenggarakan Dewan Pers Timor-Leste pada Mei 2027.

Lanjutkan Keberhasilan Program Pertama

Program beasiswa ini memasuki penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada 2026 dengan melibatkan dua jurnalis dari media Neon Metin dan TATOLI.

Salah satu penerima beasiswa angkatan pertama, David da Costa Gusmão, mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti program tersebut membawa perubahan besar dalam kehidupan pribadi maupun perjalanan kariernya sebagai jurnalis.

“Beasiswa ini mengubah saya, bukan hanya sebagai seorang jurnalis, tetapi juga sebagai pribadi,” ungkap David da Costa Gusmão, sebagaimana dikutip dari laman resmi ABC International Development.

Ia mengakui bahwa sebelum mengikuti program tersebut, dirinya sempat meragukan kemampuan dan kualitas karya jurnalistik yang dihasilkannya.

“Sebelum mengikuti program ini, saya sering meragukan apakah suara saya cukup berarti, apakah cerita yang saya hasilkan cukup penting, dan apakah pengalaman saya sudah memadai untuk bersaing dengan orang-orang di sekitar saya. Namun, setelah mengikuti program ini, saya tidak lagi mempertanyakan hal-hal tersebut dengan cara yang sama,” katanya.

Pengalaman tersebut mencerminkan pentingnya kesempatan pengembangan profesional bagi jurnalis muda Timor-Leste, khususnya dalam meningkatkan kepercayaan diri, memperkuat keterampilan jurnalistik, serta menghasilkan karya yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Melalui kelanjutan program ini, ABC International Development dan Pemerintah Australia berupaya memberikan ruang bagi jurnalis muda Timor-Leste untuk mengembangkan kemampuan dalam menghasilkan laporan yang mendalam, independen, dan relevan dengan kebutuhan informasi publik.

Persyaratan dan Proses Pendaftaran

ABC International Development menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut terbuka bagi seluruh jurnalis berkewarganegaraan Timor-Leste yang berusia di bawah 35 tahun dan aktif menghasilkan karya jurnalistik dalam bahasa Tetum, Portugis, atau Inggris.

Para pelamar diwajibkan mengajukan proposal liputan atau story pitch yang membahas isu kepentingan publik dan memiliki dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat Timor-Leste.

Proposal tersebut harus menjelaskan alasan pentingnya isu yang dipilih, pendekatan peliputan yang akan digunakan, serta rencana publikasi atau penyiaran hasil karya jurnalistik.

ABC menegaskan bahwa proposal liputan merupakan bagian paling penting dalam proses seleksi. Oleh karena itu, pelamar diharapkan mampu menyampaikan gagasan yang jelas, relevan, serta memiliki nilai jurnalistik yang kuat.

Selain proposal liputan, pelamar juga diwajibkan melampirkan daftar riwayat hidup atau Curriculum Vitae (CV), menjawab pertanyaan mengenai pengertian dan pentingnya jurnalisme kepentingan publik, serta menyertakan surat rekomendasi dari perusahaan media tempat bekerja atau penerbit yang sebelumnya pernah mempublikasikan karya jurnalistik pelamar.

Apabila diperlukan, proposal liputan juga harus memperoleh persetujuan dari pimpinan redaksi atau editor media tempat karya tersebut akan diterbitkan maupun disiarkan.

Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui formulir resmi yang disediakan ABC International Development.

Pelamar juga dapat mengunduh formulir pendaftaran dalam bahasa Inggris atau Tetum, mengisinya secara elektronik maupun tulisan tangan, kemudian menyerahkan dokumen yang telah dilengkapi bersama surat rekomendasi kepada Fernanda Maria di Gedung RTTL, Rua Merkadu Munisipal, Dili.

Pendaftaran Ditutup 30 November 2026

ABC International Development menetapkan batas akhir penerimaan aplikasi pada 30 November 2026, sementara pengumuman dua penerima beasiswa dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.

Kedua jurnalis yang terpilih selanjutnya dijadwalkan berangkat ke Australia pada Februari 2027 untuk mengikuti program pengembangan profesional bersama ABC News.

Program ini menjadi salah satu kesempatan bagi jurnalis muda Timor-Leste untuk memperluas pengalaman internasional, meningkatkan kualitas pemberitaan, serta memperkuat kontribusi media dalam mengangkat persoalan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Melalui beasiswa tahap kedua tersebut, diharapkan semakin banyak jurnalis Timor-Leste yang mampu menghasilkan karya jurnalistik berkualitas, memberikan ruang bagi suara masyarakat, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas melalui pemberitaan yang bertanggung jawab.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor  : Armandina Moniz 

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!