Top

PM Xanana gelar pertemuan dengan tim MNEC terkait persiapan Timor-Leste di KTT ASEAN ke – 49 di Manila

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, melakukan pertemuan dengan tim dari Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC). Foto Media MNEC

DILI, 05 November 2026 (TATOLI) – Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão, melakukan pertemuan dengan tim dari Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC) yang bertanggung jawab atas persiapan Timor-Leste sebagai negara anggota dalam mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-49, yang akan diselenggarakan pada bulan November ini di Manila, Filipina.

Pertemuan tersebut dilakukan di aula Kementerian MNEC, Pantai Kelapa, Dili, pada 04 November 2026. Dimana, pertemuan itu dihadiri juga Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama, Bendito dos Santos Freitas, dan Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel.

Sementara itu, melansir Laman Liputan6.com, disebutkan ASEAN akan meluncurkan logo baru dengan penambahan satu batang padi sebagai simbol bergabungnya Timor-Leste sebagai anggota resmi organisasi kawasan tersebut. Peluncuran logo baru ini dijadwalkan menjadi salah satu agenda dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-49 ASEAN pada 16–18 November 2026 di Metro Manila, Filipina.

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Ina Hagniningtyas Krisnamurthi, dalam konferensi pers di Jakarta, mengatakan penambahan satu batang padi pada logo ASEAN tersebut mencerminkan keanggotaan Timor Leste di dalam organisasi kawasan Asia Tenggara.

“Salah satu yang akan dilakukan oleh KTT juga adalah launching, peluncuran logo baru ASEAN dengan menambah satu batang padi, sehingga menggambarkan Timor -Leste sebagai anggota resmi dari ASEAN melalui ratifikasi dari Cebu Protocol yang telah disepakati di KTT sebelumnya,” ujar Ina di Kantor Kemlu, Rabu (04/11/2026).

KTT ke-49 ASEAN tahun ini mengusung tema Navigating Our Future, Together. Tema tersebut merefleksikan urgensi bagi negara-negara anggota untuk memperkuat konektivitas dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Menurut Ina, KTT kali ini menjadi pertemuan kedua di bawah kepemimpinan Filipina. Sejumlah tantangan yang berkembang belakangan ini akan menjadi perhatian ASEAN, terutama terkait ketahanan energi, ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, hingga gangguan rantai pasok kawasan.

Selain itu, sejumlah isu strategis kawasan juga masuk dalam agenda pembahasan, termasuk aspirasi Timor-Leste untuk menjadi Ketua ASEAN pada 2029.

Peluncuran logo baru ASEAN dengan tambahan satu batang padi pun menjadi salah satu agenda penting dalam KTT ke-49, sekaligus menggambarkan perkembangan keanggotaan organisasi kawasan tersebut dengan bergabungnya Timor-Leste.

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!