Top

Empat Perdana Menteri dari negara Pasifik dipastikan hadiri HUT Proklamasi Kemerdekaan

Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão. Foto TATOLI/Egas Cristóvão

DILI, 04 November 2026 (TATOLI) – Empat Perdana Menteri (PM) dari negara kepulauan pasifik dipastikan menghadiri HUT Proklamasi Kemerdekaan Timor-Leste yang ke – 51 pada 28 November ini.

Demikian hal itu diutarakan Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão kepada wartawan usai melakukan pertemuan mingguan dengan Presiden Republik, Jose Ramos-Horta di Istana Kepresidenan Republik, Dili, Rabu ini.

Empat PM dari negara kepulauan pasifik yang mengonfirmasikan kehadiran mereka yaitu, PM Fiji Sitiveni Rabuka,  PM Papua Nugini James Marape, PM Vanuatu Jotham Napat dan  PM Kepulauan Solomon, Matthew Wale.

“Pada tanggal 28 November, Perdana Menteri Vanuatu, Fiji, Papua Nugini, dan Kepulauan Solomon akan bergabung dengan kita untuk merayakan HUT 28 November bersama-sama,” ujar Xanana Gusmão.

Kepala Pemerintahan tersebut mengatakan bahwa kehadiran para pemimpin ini bertujuan untuk saling memberikan dukungan serta nasihat demi menjaga perdamaian di kawasan ini.

“Jadi, kami berupaya untuk saling menyemangati, saling mengingatkan, agar kita tetap bisa hidup dalam kedamaian,” ujarnya.

Pada saat yang sama, Perdana Menteri juga menginformasikan bahwa pada tanggal 24 Desember tahun ini, Pangeran Monako akan melakukan kunjungan resmi ke Timor-Leste.

“Presiden Republik juga menginformasikan kepada saya bahwa pada tanggal 24 Desember, Pangeran Albert II dari Monako,  akan berkunjung ke negara ini. Beliau adalah sosok yang baik dan berhati mulia, kami telah melakukan persiapan yang matang untuk menyambut tamu-tamu ini,” ujarnya.

Sesuai rencana, Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama akan melakukan persiapan untuk menyambut tamu-tamu penting tersebut.

Sebelumnya, Wakil Menteri Administrasi Negara, Jacinto Rigoberto, juga telah melakukan pertemuan dengan  Presiden Republik guna membahas persiapan kunjungan para Kepala Pemerintah dari Kepulauan Pasifik yang akan berpartisipasi dalam peringatan 28 November yang ke-51.

Rigoberto mengatakan bahwa biasanya setiap tahun, Kementerian Administrasi Negara (MAE) senantiasa menyelenggarakan peringatan HUT  Proklamasi Kemerdekaan pada 28 November. Oleh karena itu, selaku panitia penyelenggara telah mempersiapkan berbagai hal dan pertemuan dengan Presiden Republik untuk mendapatkan arahan.

Dilain pihak, Pemerintah Timor-Leste melalui Dewan Menteri telah menetapkan tema  “51 Tahun Sejarah – Memperkuat Stabilitas dan Mendorong Pembangunan Berkelanjutan” (51 Anos de História – Consolidar a Estabilidade e Promover o Desenvolvimento Sustentável) untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-51 Proklamasi Kemerdekaan Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL) yang jatuh pada 28 November 2026.

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!