Lula da Silva terpilih sebagai Presiden Brasil, Presiden Republik ucapkan selamat

DILI, 28 Oktober 2026 (TATOLI) – Presiden Republik sekaligus penerima Penghargaan Nobel Perdamaian, Jose Ramos-Horta, menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada Luiz Inácio Lula da Silva atas terpilihnya sebagai Presiden Brasil melalui Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Minggu 25 Oktober 2026.
Berdasarkan Laman Kepresidenan Republik, disebutkan bahwa Presiden Republik mengucapkan selamat seraya menyoroti kepercayaan yang kembali diberikan oleh rakyat Brasil terhadap kepemimpinannya.
Berdasarkan hasil resmi yang dirilis oleh Mahkamah Pemilihan Umum Brasil, Presiden Lula da Silva memenangkan putaran kedua pemilihan presiden dengan perolehan 51,74% suara sah, mengungguli Senator Flávio Bolsonaro yang meraih 48,26%.
Presiden Lula mencatatkan kembalinya secara historis dengan memenangkan masa jabatan keempat sebagai Presiden Republik Federasi Brasil.
Dalam pesan ucapan selamatnya, Presiden Ramos-Horta menyebut hasil pemilihan tersebut sebagai momen penting bagi demokrasi Brasil, yang mencerminkan partisipasi warga serta kehendak berdaulat rakyat yang disalurkan melalui pemungutan suara.
Presiden Ramos-Horta berharap masa jabatan yang baru ini akan ditandai dengan penguatan institusi, kohesi sosial, serta upaya memajukan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Brasil.
“Atas nama rakyat Timor-Leste, saya menyampaikan ucapan selamat yang paling hangat kepada Presiden Luiz Inácio Lula da Silva atas terpilihnya kembali beliau. Kepercayaan yang diberikan oleh rakyat Brasil kepada beliau merupakan bukti nyata dari vitalitas demokrasi Brasil serta nilai-nilai bersama yang mempersatukan kedua negara kita,” kata Kepala Negara Timor-Leste.
Presiden Ramos-Horta menambahkan bahwa Timor-Leste dan Brasil terikat oleh sejarah, bahasa, dan komitmen bersama terhadap demokrasi, solidaritas, serta keadilan sosial.
“Saya yakin bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Lula yang kembali berlanjut, kerja sama bilateral kita akan terus berkembang demi mewujudkan perdamaian, pembangunan yang inklusif, dan tatanan multilateral yang lebih kuat,” ungkap Presiden Ramos-Horta.
Presiden Republik Timor-Leste juga menegaskan kembali ikatan persahabatan historis yang mendalam antara Timor-Leste dan Brasil, yang berakar pada kesamaan bahasa serta nilai-nilai fundamental yang dianut bersama, yakni demokrasi, solidaritas, dan keadilan sosial.
Kepala Negara menyatakan keyakinannya bahwa hubungan ini akan terus menjadi landasan yang kokoh untuk memperdalam kerja sama dan kolaborasi bilateral dalam upaya mewujudkan perdamaian, pembangunan, dan multilateralisme.
Beliau juga menyampaikan harapan terbaiknya agar Presiden Lula da Silva sukses dalam mengemban tanggung jawab besar yang dipercayakan oleh rakyat Brasil, serta mendoakan perdamaian dan kemakmuran bagi Republik Federatif Brasil.
Untuk diketahui bahwa, Luiz Inacio Lula da Silva kembali berhasil memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) Brasil dan meraih masa jabatan keempat setelah mengalahkan Senator Flavio Bolsonaro, putra mantan Presiden Jair Bolsonaro. Lula da Silva terpilih kembali pada Minggu 25 Oktober 2026 waktu setempat berdasarkan hasil penghitungan awal resmi.
Kemenangan tersebut menandai babak baru dalam perjalanan politik Lula da Silva yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Lula da Silva sendiri kini berusia 80 tahun, merupakan salah satu tokoh utama politik Brasil.
Kemenangan Lula da Silva ini merupakan sebuah perubahan bersejarah, Luiz Inácio Lula da Silva dari Partai Buruh (PB) yang mengalahkan Flávio Bolsonaro dari Partai Liberal (PL) pada putaran kedua pemilihan umum 2026.
Berdasarkan hasil penghitungan suara yang dilaporkan The Guardian, Lula da Silva memperoleh 51,75% suara, sedangkan Flávio Bolsonaro meraih 48,25%.
Tim TATOLI

