Kunjungi Masjid Agung Sheikh : Menteri Bendito soroti warisan abadi mendiang Syekh Zayed

DILI, 07 Oktober 2026 (TATOLI) – Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC), Bendito dos Santos Freitas, didampingi Duta Besar Timor-Leste untuk UEA (Uni Emirat Arab), Rui Hanjam, mengunjungi Masjid Agung Sheikh Zayed. Kunjungan tersebut untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai nilai-nilai budaya dan kemanusiaan UEA.
Berdasarkan Laman MNEC, menyebutkan bahwa kunjungan yang dilakukan pada Senin (05/10) tersebut menyoroti warisan abadi mendiang Syekh Zayed bin Sultan Al Nahyan serta pesan masjid tersebut mengenai toleransi, hidup berdampingan secara damai, keterbukaan, dan persaudaraan antarmanusia.
Kunjungan ini juga mencerminkan pentingnya dialog antarbudaya, rasa saling menghormati, dan saling pengertian dalam memupuk persahabatan serta hubungan yang lebih erat antarwarga Timor-Leste dan UEA.
Menteri Bendito mengunjungi Museum Pushkin dan Dana Berlian di Moskow
Sementara itu, pada hari yang sama, Menteri Bendito dos Santos Freitas juga melakukan kunjungan ke Pushkin State Museum of Fine Arts and the Diamond Fund (Museum Seni Rupa Negara Pushkin dan Dana Berlian) di Kremlin Moskow.

Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama, Bendito dos Santos Freitas, melakukan kunjungan ke Pushkin State Museum of Fine Arts and the Diamond Fund. Foto MNEC
Kunjungan tersebut memberikan kesempatan untuk mengapresiasi kekayaan warisan seni, budaya, dan sejarah Rusia, termasuk karya seni ternama, atribut kekaisaran, serta batu permata yang berharga.
Menteri Bendito didampingi oleh Elena Olegovna Podolko, Wakil Direktur Departemen Protokol Negara pada Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia.
Kunjungan ini juga menyoroti peran budaya dan warisan sebagai jembatan penting dalam mempererat persahabatan serta hubungan antarwarga (people-to-people ties) antara Timor-Leste dan Rusia.
Tim TATOLI

