Top

WYD Seoul 2027 buka kesempatan relawan bagi kaum muda dunia

Foto google

DILI, 06 oktober 2026 (TATOLI) – Panitia Penyelenggara World Youth Day (WYD) Seoul 2027 membuka kesempatan bagi kaum muda dari berbagai negara untuk menjadi relawan internasional jangka panjang dalam mempersiapkan dan mendukung pelaksanaan pertemuan kaum muda Katolik dunia di Seoul, Korea Selatan.

Berdasarkan pengumuman resmi Panitia Penyelenggara Lokal atau Local Organizing Committee (LOC) WYD Seoul 2027, sekitar 70 relawan internasional akan direkrut untuk bergabung dalam berbagai bidang persiapan hingga berakhirnya kegiatan utama WYD pada agustus 2027.

Pendaftaran telah dibuka sejak 29 september 2026 dan akan berlangsung hingga kebutuhan relawan terpenuhi. Panitia mengingatkan proses rekrutmen dapat ditutup lebih awal apabila jumlah pelamar telah mencukupi.

Relawan yang terpilih akan membantu berbagai bidang, antara lain penerjemahan dan interpretasi, pelayanan kepada peziarah, pelatihan relawan, komunikasi dengan lembaga-lembaga Gereja, transportasi dan akomodasi, serta mendukung persiapan berbagai kegiatan utama WYD Seoul 2027.

Calon relawan harus merupakan umat Katolik, lahir sebelum 2007 atau berusia sekurang-kurangnya 19 tahun pada 2026, serta bersedia tinggal dan melayani di Korea Selatan hingga berakhirnya WYD pada agustus 2027.

Pelamar juga harus mampu berkomunikasi dan bekerja dalam bahasa Inggris atau Korea. Kemampuan bekerja sama dengan orang dari berbagai negara, bahasa, generasi, agama dan keyakinan juga menjadi salah satu persyaratan.

Selain itu, calon relawan diharapkan memiliki pengetahuan profesional dan pengalaman praktis yang sesuai dengan bidang pelayanan yang dibutuhkan panitia. 

Jalani dua tahap wawancara

Pendaftaran dilakukan secara daring dan formulir aplikasi harus diisi dalam bahasa Inggris atau Korea.

Pelamar diwajibkan menyerahkan dua surat rekomendasi, masing-masing satu dari imam atau religius dan satu lainnya dari atasan, guru, mentor atau pihak terkait. Pelamar juga harus menyerahkan riwayat hidup atau CV sepanjang satu halaman.

Setelah dokumen diperiksa, peserta yang lolos akan mengikuti dua tahap wawancara secara daring. Wawancara pertama dilakukan bersama bagian relawan dan berlangsung sekitar 30 menit dalam bahasa Inggris.

Peserta yang lolos kemudian mengikuti wawancara kedua bersama departemen yang akan menjadi tempat penugasannya sebelum panitia menentukan hasil akhir.

Tahapan seleksi secara keseluruhan meliputi penyerahan dokumen, seleksi administrasi, wawancara pertama, wawancara kedua, pengumuman hasil akhir, pengurusan visa hingga keberangkatan ke Korea Selatan.

Akomodasi disediakan, tiket pesawat ditanggung relawan

Relawan internasional yang diterima akan bekerja di kantor-kantor Panitia WYD Seoul 2027 di kawasan Myeongdong, Seoul, dengan waktu pelayanan sekitar 40 jam per minggu pada hari kerja, pukul 09.00 hingga 18.00 waktu setempat.

Panitia akan menyediakan akomodasi berupa kamar untuk dua orang di fasilitas komunitas religius atau asrama. Relawan juga memperoleh makan siang pada hari kerja serta sebagian dukungan untuk biaya makanan dan transportasi lokal.

Namun, tiket pesawat pulang-pergi menuju Korea Selatan dan biaya hidup lainnya tidak ditanggung oleh panitia sehingga menjadi tanggung jawab masing-masing relawan.

Panitia menegaskan tidak akan meminta uang atau biaya kepada pelamar pada tahapan apa pun dalam proses rekrutmen relawan internasional jangka panjang.

Relawan yang akan berada di Korea Selatan selama tiga bulan atau lebih juga diwajibkan memiliki visa. Dalam banyak kasus, relawan internasional akan menggunakan visa keagamaan D-6.

Untuk proses tersebut, pelamar dapat membutuhkan surat rekomendasi atau surat pengutusan dari keuskupan maupun konferensi waligereja di negara asalnya.

Selain relawan jangka panjang, WYD Seoul 2027 juga akan membuka pendaftaran relawan jangka pendek yang akan melayani selama periode kegiatan utama. Pendaftaran kategori tersebut dijadwalkan melalui sistem registrasi resmi WYD pada akhir oktober 2026.

WYD Seoul 2027 mengangkat tema “Take courage! I have overcome the world” atau “Kuatkanlah hatimu! Aku telah mengalahkan dunia”, yang diambil dari Injil Yohanes 16:33.

Pertemuan kaum muda Katolik dunia tersebut akan berlangsung di Seoul pada 03 hingga 08 agustus 2027 dan menjadi penyelenggaraan WYD internasional kedua di Asia setelah Manila, Filipina pada 1995. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!