Top

Timor – Leste dan UEA bahas investasi hingga bidang digitalisasi

Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama, Bendito dos Santos Freitas, bertemu Menteri Negara UEA, Noura bint Mohamed Al Kaabi. Foto MNEC

DILI, 06 Oktober 2026 (TATOLI) – Pemerintah Timor-Leste dan Uni Emirat Arab (UEA) membahas penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor, mulai dari perdagangan dan investasi, digitalisasi administrasi publik hingga ketahanan air.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEK), Bendito dos Santos Freitas, dengan Menteri Negara UEA, Noura bint Mohamed Al Kaabi, pada 01 oktober 2026, di Kementerian Luar Negeri UEA, Abu Dhabi.

Berdasarkan pernyataan resmi Pemerintah Timor-Leste, pertemuan tersebut membahas pengembangan proyek dan berbagai inisiatif di bidang yang menjadi kepentingan bersama serta peluang memperkuat kerja sama antara kedua negara.

Selain perdagangan dan investasi, kedua pihak membahas kerja sama di bidang infrastruktur, kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, pelatihan diplomatik dan mobilitas tenaga kerja.

Timor-Leste dan UEA juga menjajaki kerja sama dalam digitalisasi administrasi publik, penguatan hubungan antarmasyarakat dan ketahanan air.

Khusus pada sektor ketahanan air, kedua pihak membahas kemungkinan memperluas kerja sama dalam konteks Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Air yang dijadwalkan berlangsung di Abu Dhabi pada 08 hingga 10 desember 2026. Konferensi tersebut akan diselenggarakan bersama oleh UEA dan Senegal.

Bendito dan Noura Al Kaabi turut membahas proses terkait perjanjian untuk menghindari pajak berganda serta perlindungan investasi antara Timor-Leste dan UEA.

Dalam pertemuan itu, UEA juga menyatakan dukungannya terhadap persiapan Timor-Leste untuk menjalankan Presidensi ASEAN pada 2029. Kedua menteri turut bertukar pandangan mengenai perkembangan regional di Timur Tengah dan Pasifik.

Pertemuan di Abu Dhabi merupakan kelanjutan dari dialog kedua negara yang dilakukan di Dili pada akhir agustus lalu, saat Noura Al Kaabi melakukan kunjungan resmi pertamanya ke Timor-Leste pada 31 agustus hingga 01 september 2026.

Dalam kunjungan tersebut, kedua negara telah mengidentifikasi sejumlah bidang prioritas untuk memperkuat kerja sama, termasuk perdagangan dan investasi, kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kapasitas kelembagaan dan transformasi digital.

UEA juga menyatakan kesediaannya memberikan bantuan teknis dan berbagi pengalaman untuk mendukung persiapan Timor-Leste menjalankan Presidensi ASEAN pada 2029.

Kunjungan Bendito ke Abu Dhabi dilakukan setelah menghadiri Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat.

Selama berada di Abu Dhabi, Menteri Bendito juga melakukan sejumlah pertemuan diplomatik. Pada 01 oktober, ia bertemu dengan para Duta Besar negara anggota ASEAN yang terakreditasi di UEA untuk menyampaikan perkembangan proses integrasi Timor-Leste ke ASEAN serta persiapan negara itu menuju Presidensi ASEAN 2029.

Sehari kemudian, Menteri Bendito bertemu dengan para Duta Besar negara anggota Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP) dan perwakilan diplomatik negara-negara kepulauan Pasifik.

Pertemuan tersebut masing-masing membahas kerja sama dan koordinasi dalam kerangka CPLP serta berbagai tantangan yang dihadapi negara-negara kepulauan kecil dan kerja sama dalam forum multilateral.

Menteri Bendito juga mengunjungi Masjid Agung Sheikh Zayed pada 03 oktober dan Kedutaan Besar Timor-Leste di UEA pada 05 oktober. Dalam kunjungan ke Kedutaan Besar, Bendito bertemu dengan Duta Besar Timor-Leste untuk UEA, Rui Hanjam, dan para diplomat Timor-Leste serta meninjau aktivitas misi diplomatik negara itu di Abu Dhabi.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!