Top

Korban tewas gempa bumi di Kolombia bertambah jadi 265 orang

Tim darurat melaksanakan operasi pencarian, penyelamatan, dan evakuasi di Kota Cali, ibu kota Departemen Valle del Cauca, akibat gempa bumi bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026). Foto Anadolu

DILI, 13 Agustus 2026 (TATOLI) –  Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang melanda Kolombia pada hari Senin (10/08) telah meningkat menjadi 265 orang.

Informasi penambahan data korban gempa tewas itu disampaikan langsung oleh Presiden Kolombia, Abelardo De La Espriella pada hari Rabu (12/08).

De La Espriella mengatakan setidaknya 3.494 orang terluka sementara 496 orang masih hilang. “Upaya kami difokuskan pada orang-orang yang hilang,” tambahnya.

Menurut penilaian kerusakan yang dirilis Rabu oleh Unit Nasional Penanggulangan Risiko Bencana (UNGRD), gempa tersebut menyebabkan kerusakan luas pada rumah-rumah dan infrastruktur publik.

Sebanyak 9.215 rumah hancur, sementara 45.457 rumah lainnya mengalami kerusakan.

Pemerintah telah mendeklarasikan situasi bencana nasional untuk memperkuat mobilisasi dan koordinasi kapasitas kelembagaan dalam menangani keadaan darurat.

Selain itu, diumumkan juga bahwa bendera nasional akan dikibarkan setengah tiang di semua gedung publik dan misi diplomatik Kolombia di luar negeri untuk mengenang para korban.

Gempa tersebut terjadi pada pukul 07.34 waktu setempat (1234GMT) hari Senin (10/08), dengan pusat gempa terletak sekitar 5 kilometer (3,1 mil) di sebelah timur kota San Jose del Palmar, menurut data dari Survei Geologi AS. Badan tersebut melaporkan bahwa gempa tersebut berasal dari kedalaman 107 kilometer (66,4 mil).

Gempa susulan berkekuatan 5,0 terjadi pada pukul 08.18 pagi (1318GMT), sekitar 16 kilometer (9,94 mil) sebelah barat San Jose del Palmar.

Kota  yang terletak di Departemen Choco ini memiliki populasi sekitar 4.800 jiwa dan berada 1.288 meter (4.225 kaki) di atas permukaan laut.

TATOLI kutip dari Anadolu

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!