Timor-Leste ikut berpartisipasi dalam pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN

DILI, 14 September 2026 (TATOLI) – Timor-Leste diwakili Wakil Menteri urusan Penguatan Kelembagaan Kesehatan, José dos Reis Magno, berpartisipasi dalam Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN ke-17 beserta rangkaian pertemuan terkait, yang diselenggarakan pada tanggal 07 hingga 11 September di Malaysia.
Berdasarkan laman pemerintah, disebutkan bahwa kegiatan tersebut mempertemukan negara-negara anggota organisasi dan para mitra untuk menetapkan prioritas kerja sama regional di sektor kesehatan serta meluncurkan Agenda Strategis ASEAN untuk Kesehatan 2026–2030.
Partisipasi ini menandai keikutsertaan pertama Timor-Leste dalam Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN sejak negara tersebut diterima sebagai anggota ke-11 blok regional tersebut.
Mengusung tema “ASEAN yang Sehat : Bersama Mewujudkan Sistem Kesehatan yang merata dan Siap Menghadapi Masa Depan,” pertemuan tersebut menetapkan arah kerja sama kawasan untuk tahun-tahun mendatang, dengan menyoroti peluncuran Agenda Strategis ASEAN untuk Kesehatan 2026–2030.
Agenda baru ini menjabarkan empat bidang prioritas yaitu, mendorong gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit tidak menular, merespons kedaruratan kesehatan masyarakat, memperkuat sistem kesehatan dan akses terhadap layanan kesehatan serta ketahanan pangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan para pejabat senior yang meninjau berbagai dokumen, program, dan mekanisme kerja sama regional—termasuk pembentukan ASEAN Centre for Public Health Emergencies and Emerging Diseases (Pusat ASEAN untuk Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Baru), pendekatan “One Health”, kesiapsiagaan dan respons kedaruratan, surveilans epidemiologi, serta program-program dari empat kelompok kerja kesehatan di kawasan tersebut.
Timor-Leste juga berpartisipasi dalam Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN+3 ke-11, bersama dengan China, Jepang, dan Korea Selatan. Diskusi difokuskan pada penguatan sistem kesehatan, keamanan vaksin, kesiapsiagaan dan respons kedaruratan, pelatihan epidemiologi lapangan, kesehatan digital dan kesehatan jiwa, serta pencegahan dan pengendalian penyakit.
Pada tanggal 11 September, Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN–Amerika Serikat (AS) yang pertama diselenggarakan. Pertemuan tersebut membahas kerja sama di berbagai bidang seperti sistem laboratorium, keamanan hayati, surveilans penyakit, pelatihan sumber daya manusia, resistansi antimikroba, serta pencegahan dan pengendalian kanker.
Pertemuan tersebut juga menyoroti perlunya memperkuat sistem surveilans nasional dan sistem data kesehatan, dengan tetap menghormati kedaulatan dan mekanisme masing-masing negara anggota.
Di sela-sela pertemuan tersebut, pada tanggal 08 September, José dos Reis Magno bertemu dengan Bethany A. Kozma, Direktur Kantor Urusan Global di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS. Pertemuan itu berfokus pada peluang kerja sama di bidang kesehatan ibu dan anak, penguatan sistem kesehatan, kesehatan masyarakat, pertukaran pengetahuan, serta bantuan teknis.
Tim TATOLI

