Top

Presiden Ramos-Horta dan PM Papua Nugini jalin hubungan kemitraan strategis

Presiden Republik, Jose Ramos-Horta, bertemu Perdana Menteri, Papua Nugini, James Marape di Melanesian Haus, Papua Nugini. Foto Media Kepresidenan

DILI, 12 Mei 2026 (TATOLI)— Presiden Republik, Jose Ramos-Horta, mengadakan pertemuan bilateral penting dengan Perdana Menteri (PM) Papua Nugini, James Marape. Dimana, pertemuan itu  menandai tonggak bersejarah signifikan dalam hubungan antara Timor-Leste dan Papua Nugini.

Dalam Laman Kepresidenan Republik, disebutkan bahwa pertemuan antara keduanya dilakukan di Melanesian Haus, Papua Nugini pada Senin (11/05).

Dalam pertemuan itu,  kedua pemimpin merayakan sejarah ketangguhan dan warisan Melanesia yang dimiliki bersama, serta berjanji untuk mengubah “penghormatan kuno terhadap laut” menjadi kemitraan strategis yang kuat.

Di pertemuan itu, Presiden Rpeublik menekankan bahwa Kunjungan Kenegaraan pertama ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan kedua negara sebagai “Negara Samudra Besar” yang berdedikasi pada stabilitas regional dan pertumbuhan bersama.

Hasil utama dari pembicaraan tersebut adalah komitmen bersama untuk mendirikan kedutaan besar permanen di Dili dan Port Moresby, Papua Nugini sebuah langkah yang dirancang untuk memfasilitasi perdagangan langsung dan memperkuat hubungan antar-masyarakat.

Para pemimpin juga sepakat untuk memperkuat “Suara Pasifik” di panggung global melalui diplomasi yang terkoordinasi di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kerja sama ini mencakup kesepakatan strategis terkait pemungutan suara Dewan Keamanan PBB mendatang untuk Portugal, yang mencerminkan peran unik Timor-Leste sebagai jembatan antara CPLP dan Pasifik.

Sembari mempersiapkan KTT Samudra Melanesia, kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen mereka terhadap “Ekonomi Biru,” guna memastikan bahwa janji-janji perlindungan laut dapat diwujudkan menjadi mata pencaharian yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Selain itu, Kepala Negara Timor-Leste juga melakukan kunjungan ke Papua Nugini  bertepatan dengan KTT Perdana Samudra Melanesia (Inaugural Melanesian Oceans Summit), di mana Presiden Ramos-Horta akan bergabung dengan Perdana Menteri James Marape dan para pemimpin regional lainnya di APEC Haus.

Program resmi mencakup kunjungan kehormatan kepada Gubernur Jenderal Sir Bob Bofeng Dadae dan pertemuan bilateral tingkat tinggi yang berfokus pada tata kelola kelautan, ketahanan ekonomi, dan diplomasi regional.

Selama KTT tersebut, Timor-Leste diharapkan bergabung dengan negara-negara tetangga Pasifik dalam menyatakan dukungan terhadap target keanekaragaman hayati global 30×30.

Dimana, menekankan pentingnya perjalanan ini, Presiden Ramos-Horta menegaskan bahwa Timor-Leste berdiri dalam solidaritas bersama negara-negara Melanesia untuk melindungi “warisan biru” bersama dan menjamin mata pencaharian generasi mendatang.

Kunjungan Kepala Negara Timor-Leste ke Papua Nugini, merupakan kunjungan kenegaraan pertama ke negara tersebut.

TATOLI

 

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!