DILI, 10 Februari 2026 (TATOLI) — Paus Leo XIV menyampaikan kesedihan dan keprihatinan mendalam atas gelombang kekerasan yang menewaskan puluhan orang di Nigeria, dan menyerukan doa serta solidaritas bagi para korban.
Pernyataan ini disampaikan setelah doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.
“Dengan hati yang sedih, saya mengikuti berita tentang serangan yang menimbulkan banyak korban jiwa di Nigeria,” kata Paus Leo XIV dalam laman Vatikan Need yang diakses Tatoli.
Ia menegaskan solidaritas rohaninya kepada keluarga korban dan seluruh komunitas yang terdampak, serta mengajak umat Katolik di seluruh dunia untuk mendoakan keselamatan mereka.
Paus juga menyerukan agar otoritas Nigeria terus bekerja dengan tekad untuk memastikan keselamatan setiap warga negara, dan menekankan perlunya upaya yang gigih dalam menghadapi situasi darurat dan kekerasan bersenjata.
Kekerasan terbaru terjadi di desa Woro, wilayah tengah-barat Nigeria, yang menewaskan sedikitnya 160 orang. Serangkaian penculikan dan pembunuhan juga dilaporkan di negara bagian Kaduna, termasuk di wilayah Kafanchan, di mana seorang imam dan beberapa warga menjadi korban aksi kekerasan.
Paus Leo XIV menekankan pentingnya doa sebagai bentuk solidaritas, serta menyerukan komunitas internasional untuk tetap bersatu dalam menghadapi tantangan keamanan dan perlindungan hak asasi manusia di Nigeria.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor: Armandina Moniz




