iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Kehadiran Ramos-Horta di Zayed Award 2026 perkuat peran Timor-Leste dalam Perdamaian Dunia

Kehadiran Ramos-Horta di Zayed Award 2026 perkuat peran Timor-Leste dalam Perdamaian Dunia

International Human Fraternity. Foto/Spesial

DILI, 03 Februari 2026 (TATOLI)—Presiden Republik sekaligus Peraih Nobel Perdamaian, José Ramos-Horta, melakukan kunjungan kerja dan pribadi ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 03–05 Februari 2026, untuk menghadiri Zayed Award for Human Fraternity 2026 Annual Ceremony and Forum.

Keikutsertaan Ramos-Horta dalam forum dan upacara Zayed Award 2026, menandai peran penting negara dalam upaya global membangun perdamaian dan solidaritas.

Dalam siaran pers yang diakses TATOLI dijelaskan Zayed Award for Human Fraternity merupakan penghargaan internasional tahunan yang diberikan kepada individu dan lembaga yang tanpa pamrih berupaya menjembatani perbedaan dan memperkuat hubungan kemanusiaan, sering kali dengan pengorbanan pribadi yang besar.

Presiden Ramos-Horta, yang juga merupakan advokat global terkemuka untuk persaudaraan manusia dan mantan anggota dewan juri penghargaan ini, diundang menyampaikan pidato pada Human Fraternity Majlis pada 03 Februari.

Berita terkait : Presiden Horta sampaikan pidato di KTT Penghargaan Zayed untuk Persaudaraan Manusia

Sesi pembukaan bertajuk “Humanitarian Response in Action: Leading with Courage, Compassion & Integrity” berlangsung di Museum Nasional Zayed, menghadirkan para pemimpin dan pakar internasional untuk membahas tantangan global serta jalur menuju perdamaian.

Masih pada 03 Februari, Presiden Ramos-Horta dijadwalkan menjadi pembicara tamu di Anwar Gargash Diplomatic Academy (AGDA), berinteraksi dengan calon diplomat masa depan. Presiden juga akan bertemu dengan Direktur Jenderal Abu Dhabi Fund for Development, H.E. Mohamed Saif Al Suwaidi, untuk membahas peluang kerja sama pembangunan.

Pada 4 Februari, Presiden Ramos-Horta akan melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Uni Emirat Arab, Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, dan menghadiri Upacara Zayed Award for Human Fraternity 2026 di Founders Memorial—lokasi bersejarah penandatanganan Document on Human Fraternity pada 2019. Timor-Leste mencatat sejarah pada 2022 sebagai negara pertama yang mengadopsi dokumen tersebut ke dalam nilai-nilai nasional.

Penerima penghargaan Zayed Award 2026 adalah perjanjian damai bersejarah antara Armenia dan Azerbaijan, serta advokat pendidikan bagi anak perempuan Afghanistan, Zarqa Yaftali.

Mengakhiri kunjungannya pada 05 Februari, Presiden Ramos-Horta akan berpartisipasi dalam World Governments Summit di Dubai, dengan bergabung dalam sesi pleno yang membahas pembentukan tata kelola masa depan.

Presiden Ramos-Horta menyatakan, “Kunjungan ini menjadi bukti mendalam dari kerinduan universal kita akan perdamaian dan saling menghormati. Adopsi Document on Human Fraternity oleh Timor-Leste menegaskan karakter nasional kami. Terlibat dalam dialog global ini memperkuat tugas kami untuk menjunjung tinggi belas kasih dan dialog sebagai pilar utama dunia yang lebih adil dan damai.”

Kehadiran Presiden Ramos-Horta di forum internasional ini menegaskan peran aktif Timor-Leste dalam wacana kemanusiaan global serta komitmennya dalam mempromosikan perdamaian internasional, solidaritas, dan saling pengertian, sekaligus memperkuat hubungan bilateral dengan Uni Emirat Arab.

Reporter     : Cidalia Fátima

Editor          : Julia Chatarina

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!