Top

HUT Proklamasi Kemerdekaan ke-50, Hari penghormatan pada para Martir – Pahlawan Kemerdekaan

Upacara pengibaran bendera dalam peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan ke -50 yang kantor Pemerintah, Dili, Jumat, 28 November 2025. Foto Tatoli/Antonio Daciparu

DILI, 28 November 2025 (TATOLI) – Presiden Republik, José Ramos-Horta menegaskan perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan ke-50, merupakan hari refleksi dan penghormatan kepada para Martir dan Pahlawan Kemerdekaan yang rela mati demi kemerdekaan negara.

“Hari ini adalah hari refleksi dan penghormatan. Hari untuk menunjukkan rasa hormat kepada para Martir dan Pahlawan Kemerdekaan, kepada para korban yang tak berdosa, kepada mereka yang, berjuang di barisan utama, dituduh sebagai pengkhianat yang telah meninggal dunia dan mereka yang hingga kini masih hidup hingga,” kata Presiden Ramos-Horta dalam pidatonya para upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan yang ke -50 yang digelar di Kantor Pemerintah, Dili, Jumat (28/11).

Presiden Ramos-Horta mengatakan, 50 tahun lalu Proklamasi Kemerdekaan diproklamasikan oleh para pejuang kemerdekaan yang hidup dari  memori, berani, dan semangat rakyat.

“Ini adalah gema hidup dari keberanian, memori, dan semangat yang tak tergoyahkan dari rakyat yang, bahkan di saat-saat tergelap sekalipun, tak pernah kehilangan keyakinan dan tak membiarkan harapan padam,” kata Presiden Ramos-Horta.

Kepala Negara mengatakan, 50 tahun lalu, bagian dari sekelompok kecil pemimpi muda, sebagian besar tanpa menyelesaikan studi universitas, banyak yang putus sekolah, tetapi semuanya didorong oleh sesuatu yang lebih besar daripada pengetahuan akademis.

“Keyakinan yang kuat bahwa Timor-Leste layak untuk merdeka. Kami tidak memiliki ijazah, tetapi kami memiliki keberanian untuk membayangkan hal yang mustahil. Kami tidak memiliki pengalaman bernegara, tetapi kami yakin bahwa semua orang berhak atas martabat, penentuan nasib sendiri, dan rasa hormat di antara bangsa-bangsa,” ujar Presiden Republik. 

Presiden Republik, Jose Ramos-Horta sedang berpidato dalam peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan ke -50 yang kantor Pemerintah, Dili, Jumat, 28 November 2025. Foto Tatoli/Antonio Daciparu

“Mereka yang namanya terukir dalam sejarah atau didirikan dalam patung-patung di seluruh negeri, dan mereka yang selamanya tetap anonim, tersimpan di pinggiran buku dan dalam kenangan bisu keluarga atau komunitas, tetapi tanpa mereka kebebasan kita tidak akan pernah mungkin. Merekalah yang, seringkali dengan mengorbankan nyawa mereka sendiri, meletakkan fondasi yang menjadi landasan kebebasan kita, hak-hak asasi kita, dan Aturan Hukum Demokratis kita sekarang,” tegasnya.

“Pertama-tama, kita mengenang para Anggota Pemerintahan tahun 1975, yang lima puluh tahun yang lalu berpartisipasi dalam pembacaan proklamasi bersejarah Kemerdekaan kita. Kita memberikan penghormatan yang besar kepada mereka yang telah gugur, dan kita menyapa dengan rasa syukur kepada semua yang terus berjalan bersama kita, terus mengabdi kepada Bangsa dengan keberanian, dedikasi, dan rasa misi yang tak pernah goyah,” ujarnya.

Kepala Negara berpendapat, di antara mereka, dan banyak lainnya yang namanya tidak dapat dimasukkan dalam daftar mana pun, adalah kekuatan Sejarah yang sesungguhnya, kekuatan yang terbuat dari keheningan, pengorbanan, dan cinta kasih kepada bangsa.

“Foto-foto yang tersebar di seluruh kota merupakan penghormatan simbolis, tetapi tak pernah lengkap. Foto-foto itu tak mampu menangkap semua darah, keringat, dan air mata yang membentuk Perjuangan Pembebasan Nasional kita. Banyak wajah akan tetap anonim selamanya; banyak suara tak terekam; banyak jejak hilang di kaki bukit perlawanan dan keberanian,” tuturnya.

Namun semua, bahkan mereka yang tak muncul dalam mural atau tak disebutkan dalam pidato, tetap hidup dalam ingatan mendalam rakyat dan dalam fondasi kebebasan yang tak kasatmata.

“Oleh karena itu, hari ini kita juga mengenang tokoh-tokoh sipil dan agama besar yang, dengan keberanian moral dan visi humanis, menerangi tahun-tahun tergelap pendudukan. Lassama de Araújo, João Carrascalão, dan Mário Carrascalão, di antara orang-orang lain dengan cara yang berbeda, tetapi disatukan oleh satu cinta untuk negara dan satu tekad untuk memastikan pembangunan dan kebebasan fondasi Negara Timor,” tegasnya.

Presiden Republik, José Ramos-Horta sedang melakukan pemeriksaan barisan pasukan dalam upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan yang ke -50 yang digelar di Kantor Pemerintah, Dili, Jumat (28/11). Foto Tatoli/Antonio Daciparu

Dengan bimbingan kenangan para pahlawan sebagai pandangan ke masa depan yang menginginkan dan memiliki kapasitas penuh untuk membangun masa depan dengan kesejahteraan bersama, pembangunan berkelanjutan, dan pengakuan internasional, menuju bangsa modern, dihormati dan aman di dunia, yang terintegrasi penuh dengan ASEAN dan komunitas internasional.

Kepala Negara mengatakan, Timor-Leste tidak membiarkan dirinya terbelenggu oleh belenggu masa lalu, namun  memilih, dengan kedewasaan dan kebesaran, rekonsiliasi sejati dengan negara-negara tetangganya, Australia dan Indonesia.

“Mitra pembangunan kita, dan dengan negara-negara sahabat yang kita miliki di seluruh dunia. Timor-Leste yang bergerak maju dengan keyakinan, solidaritas, dan tekad, untuk mengokohkan perdamaian, keadilan, dan kemajuan bagi seluruh rakyat Timor,” pungkasnya. 

Dilain pihak dalam pidatonya, Presiden Republik juga mengakui bahwa Timor-Leste telah berhasil mencapai kesuksesaan meskipun menghadapi berbagai tantangan selama 20 tahun kemerdekaannya.

Presiden Republik mengatakan saat ini, pembangunan di sektor maritim telah didukung oleh Jepang dan di masa mendatang akan berhasil menyediakan layanan bagi banyak warga Timor-Leste.

“Pelatihan Khusus Sebuah perusahaan galangan kapal besar Jepang, Tsuneishi Shipbuilding, telah memulai prosedur untuk pembangunan galangan kapal berteknologi canggih di muara Sungai Lacló, di Kotamadya Manatuto,” ujar Ramos-Horta.

Ia mengatakan proyek tersebut akan mencakup infrastruktur pelengkap, seperti sekolah, rumah sakit, dan unit hunian, untuk membentuk pusat pembangunan yang lengkap.

Sementara itu, mengenai  Energi Terbarukan: Proyek Tenaga Surya Prancis-Jepang Sebuah konsorsium yang dibentuk oleh Itochu Corporation (Jepang) dan Électricité de France (EDF) memenangkan, pada bulan November 2024, tender publik untuk pemasangan proyek energi surya di Laleia, Manatuto, dengan investasi swasta sebesar $130 juta.

“Inisiatif ini menggabungkan energi surya dengan penyimpanan baterai, untuk secara drastis mengurangi ketergantungan diesel, mengurangi biaya, dan mendorong transisi berkelanjutan ke energi terbarukan, bersama dengan pembangunan ekonomi,” ujar Kepala Negara.

Presiden Ramos-Horta juga mengatakan bahwa, dunia dan tantangan global setiap orang hidup di masa ketidakstabilan dan ketidakpastian. Dan, meningkatnya kejahatan transnasional, perdagangan manusia, senjata dan narkoba, kejahatan siber, dan migrasi yang tidak teratur menantang tatanan internasional.

Krisis iklim berdampak paling parah pada negara-negara rentan, yang menyebabkan fenomena ekstrem, kerawanan pangan, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Dikatakan, pelajaran yang dipetik selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa reformasi struktural diperlukan, termasuk perluasan Dewan Keamanan, penghapusan hak veto permanen, dan aturan yang jelas untuk pemilihan Sekretaris Jenderal dengan pengalaman global, pengetahuan tentang berbagai budaya, dan kapasitas kepemimpinan.

“Refleksi tentang Konflik dan Keadilan Global Sebagai warga negara dan pemimpin, saya tidak dapat berada di podium ini tanpa berbagi keprihatinan mendalam saya tentang keadaan dunia. Tragedi yang terus berlanjut di Gaza, Tepi Barat, Ukraina, Suriah, Republik Demokratik Irak, Afrika Selatan, dan Myanmar merupakan seruan mendesak bagi kesadaran manusia,” ujarnya.

Penderitaan jutaan orang, terutama perempuan dan anak-anak, menuntut kemarahan, solidaritas, dan tindakan dari semua pihak.

Upacara Peringatan 50 tahun HUT Proklamasi Kemerdekaan bukan hanya di gelar di Dili, namun juga dirayakan di seluruh kotamadya.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor    : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!