DILI, 16 November 2025 (TATOLI) – Mahasiswa Timor-Leste di Guangzhou berhasil memperkenalkan kekayaan budaya nasional Timor-Leste dalam Festival Budaya Southern Medical University (SMU), sebuah ajang internasional tahunan yang mempertemukan kreativitas, keberagaman, dan tradisi mahasiswa dari berbagai negara pada 13 November 2025.
Sesuai siaran pers yang diakses TATOLI, ddijelaskan bahwa penampilan mahasiswa Timor-Leste melalui kuliner, busana adat, dan narasi budaya menarik perhatian luas dari para pengunjung.
Dalam festival tersebut, para mahasiswa membuka stan kuliner yang menyajikan hidangan khas Timor-Leste. Pengunjung berkesempatan menikmati cita rasa autentik sekaligus memahami cerita di balik setiap hidangan.
Stan tersebut menjadi pusat perhatian karena para mahasiswa dengan bangga menjelaskan asal-usul dan makna budaya dari makanan yang disajikan.
Selain menampilkan kuliner, mahasiswa Timor-Leste juga ambil bagian dalam Cultural Gala Fashion Show dengan memperagakan pakaian adat seperti Buibere dan Maubere.
Penampilan itu memukau para penonton, menonjolkan keanggunan dan nilai budaya yang mengakar dalam tradisi masyarakat Timor-Leste, serta meninggalkan kesan mendalam bagi peserta festival.
Partisipasi ini didukung oleh Kedutaan Besar Timor-Leste di China, yang terus mendorong mahasiswa sebagai duta budaya untuk mempromosikan identitas nasional di luar negeri. Kegiatan tersebut menjadi sarana penting dalam memperkuat diplomasi budaya sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan kebersamaan di antara diaspora Timor-Leste.
Esmeraldito Ferreira, Mahasiswa Magister menilai kehadiranya merupakan kehormatan besar dapat mewakili Timor-Leste dalam festival budaya di kancah internasional.
“Acara ini memberi kami ruang untuk memperkenalkan identitas dan nilai-nilai bangsa kepada komunitas internasional. Setiap makanan, kostum, dan cerita yang kami bagikan membawa sepotong budaya Timor-Leste ke dunia,” tulisanya dalam siaran pers yang diakses TATOLI.
Julio de Carvalho Pinto, Mahasiswa Magister juga meyakini meskipun baru tiba di China tetapi komunitas Mahasiswa TL menyambut dengan hangat.
“Bekerja bersama memperkenalkan budaya nasional memberikan kebanggaan tersendiri. Melalui kuliner, busana adat, dan cerita budaya, kami membawa semangat Timor-Leste ke mana pun kami pergi,” ucapnya.
Kehadiran mahasiswa Timor-Leste dalam Festival Budaya SMU menjadi wujud komitmen mereka dalam mempromosikan budaya dan identitas nasional di panggung internasional.
Perpaduan kuliner tradisional, busana adat, dan cerita budaya yang mereka tampilkan memperkaya pemahaman komunitas global mengenai warisan budaya Timor-Leste, sekaligus memperkuat rasa bangga masyarakat di tanah air dan diaspora.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor: Armandina Moniz




