iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Pemerintah setujui RUU dukungan dana bagi keluarga martir pembebasan nasional

Pemerintah setujui RUU dukungan dana bagi keluarga martir pembebasan nasional

Menteri Urusan Pejuang Pembebasan Nasional, Gil da Costa Monteiro "Oan Soru". Foto Tatoli/António Gonçalves

DILI, 01 Oktober 2025 (TATOLI) – Pemerintah melalui rapat Dewan Menteri menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang memberikan dukungan keuangan satu kali sebesar US$10.000 kepada keluarga martir pembebasan nasional, termasuk orang tua atau saudara kandung, yang tidak menerima pensiun berdasarkan Statuta Pejuang Pembebasan Nasional.

Menurut Menteri Urusan Pejuang Pembebasan Nasional (MACLN), Gil da Costa Monteiro “Oan Soru”, bahwa RUU ini telah disampaikan kepada Perdana Menteri dan saat Presiden Republik mengumumkannya, dimana pemerintah dapat memulai persiapan untuk mengalokasi dana bagi penerima manfaat.

“Karena pensiun ahli waris tidak tercantum dalam undang-undang saat ini, rancangan ini bertujuan untuk mengakui pengorbanan para martir dan menjamin keadilan sosial bagi keluarga mereka,” ujar Menteri Gil da Costa Monteiro kepada wartawan usai rapat Dewan Menteri di Kantor Pemerintah, Rabu ini.

Sementara itu, Menteri Kabinet Dewan Menteri, Agio Pereira, menambahkan bahwa dekrit undang-undang ini disetujui untuk memastikan pengakuan dan penghargaan atas pengorbanan para pejuang pembebasan nasional, serta menjamin keberlangsungan hidup anggota keluarga dekat mereka.

Proses pengajuan bantuan dilakukan secara resmi melalui Kementerian Urusan Pejuang Pembebasan Nasional (MACLN), berkoordinasi dengan Komisi Dewan Pembebasan Nasional.

Dokumen yang diperlukan harus diserahkan oleh pemohon, dan pembayaran dilakukan melalui transfer langsung ke rekening penerima.

“Bantuan keuangan ini bersifat satu kali dan tidak dapat digabungkan dengan tunjangan lain dari Statuta Pejuang Pembebasan Nasional,” jelas Agio Pereira.

Ia juga menambahkan bahwa, jika terdapat lebih dari satu penerima, jumlah tunjangan akan dibagi rata di antara mereka.

Bantuan ini diharapkan menjadi bentuk penghargaan konkret terhadap jasa para martir pembebasan nasional sekaligus memastikan keluarga mereka mendapatkan dukungan sosial dan ekonomi yang layak.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!