DILI, 23 Juni 2025 (TATOLI)— Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Institut Kesehatan Masyarakat Nasional Timor-Leste (INSP-TL) telah mengambil langkah pencegahan untuk mencegah COVID-19 varian baru NB.1.8.1 yang saat ini menjadi perhatian negara-negara di dunia, termasuk Timor – Leste.
“ Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran kepada kami, bagaimana cara mencegah varian baru COVID-19 dengan NB.1.8.1 melalui titik-titik area. Karena, kami lihat di negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Australia, Thailand, dan India kasusnya terus meningkat, dan banyak pasien yang dirawat. Jadi, kami mengambil langkah-langkah pencegahan, salah satunya dengan tidak menakuti masyarakat,” kata Direktur Jenderal INSP-TL, Nevio Sarmento kepada wartawan di kantor INSP-TL Comoro, Dili, senin ini.
Berita terkait : Cegah penyebaran Varian Baru COVID-19, Kemenkes akan perketat pintu masuk negara
Ia menegaskan, tindakan pencegahan yang dilakukan oleh Kemenkes dengan mengingatkan masyarakat untuk sering mencuci tangan dengan sabun, dan kembali memakai masker agar terhindar dari varian baru NB.1.8.1.
“Cakupan vaksinasi kita yang 80% itu sangat menyelamatkan. Ini tindakan pencegahan kita untuk menyelamatkan seluruh masyarakat dari penyakit tersebut, makanya Kementerian Kesehatan melakukan tindakan pencegahan agar masyarakat terhindar dari varian baru COVID-19 tersebut,” ungkapnya.
Ia menginformasikan, tim sudah siap untuk menghadapi varian baru, karena sebelumnya Timor – Leste pernah menghadapi situasi COVID-19 saat itu.
Sebelumnya, Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Timor – Leste, Arvind Mathur mengatakan, varian baru COVID-19 yang dikenal dengan nama NB.1.8.1 yang saat ini tengah mewabah di negara-negara seperti India, Bangladesh, dan Thailand, tidak memiliki dampak yang sama dengan wabah COVID-19.
Menurutnya, varian baru tersebut dapat dikendalikan dan dicegah melalui penggunaan masker, mencuci tangan, menjaga kebersihan, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan melalui Kantor Menteri Kesehatan telah menerbitkan surat edaran no.01/MS/VI/2025 pada tanggal 04 Juni 2025 yang berisi himbauan kesehatan masyarakat terkait perkembangan COVID-19 dan arahan keamanan.
Surat edaran ini dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Demokratik Timor-Leste untuk menginformasikan kepada seluruh Kementerian, Lembaga Publik, Tenaga Kesehatan, Mitra Pembangunan, Badan Otonom, dan Masyarakat Umum di Timor-Leste tentang tren epidemiologi COVID-19 global dan regional terkini berdasarkan pembaruan terkini dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Berita terkait : Lonjakan COVID-19 Varian baru secara global, Thailand – Maladewa – India alami peningkatan
Sejak awal tahun 2025, telah terjadi peningkatan aktivitas SARS-CoV-2 di seluruh dunia, yang khususnya dipicu oleh munculnya varian NB.1.8.1, yang saat ini ditetapkan sebagai varian baru yang sedang dipantau.
Di kawasan Asia Tenggara, mereka mengamati tingkat kasus yang berfluktuasi. Hingga 11 Mei 2025, tingkat tes positif adalah 11% di semua 73 negara, wilayah, dan teritori. Jika menyebar dengan cepat, data saat ini menunjukkan hal itu tidak akan menyebabkan penyakit yang lebih parah daripada yang sebelumnya, dan vaksin yang ada tetap efektif.
Di Timor-Leste, Kementerian Kesehatan mendeteksi sedikit peningkatan tren penyakit pernapasan, yang konsisten dengan pola musiman dan mobilitas lintas batas. Tidak ada bukti varian baru atau lonjakan kasus di Timor-Leste hingga saat ini, tetapi tindakan pencegahan tetap penting.
Untuk melindungi kesehatan masyarakat, Kemenkes meningkatkan pengawasan dan pengujian penyakit di fasilitas kesehatan di seluruh negeri, memastikan ketersediaan vaksin dan pasokan medis penting termasuk oksigen dan Alat Pelindung Diri (APD), memperkuat praktik pencegahan dan pengendalian infeksi, dan meningkatkan koordinasi dengan mitra kesehatan internasional untuk mempromosikan intervensi kesehatan yang efektif dan tepat waktu.
Sebagai tindakan pencegahan rutin, disarankan untuk menjaga kebersihan dasar dan praktik pencegahan infeksi, termasuk, sering mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol.
Mengunakan masker di tempat keramaian atau saat mengalami gejala pernapasan. Terapkan etika pernapasan yang tepat, seperti menutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin, dan menghindari pertemuan yang tidak perlu, terutama saat merasa tidak enak badan.
Tetap waspada dan patuhi protokol pencegahan standar saat bepergian ke luar negeri atau kembali ke rumah. Cari pertolongan medis di fasilitas kesehatan terdekat, jika gejala penyakit dialami.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




