iklan

POLITIK, HEADLINE

Presiden Horta beri amnesti pada enam orang

Presiden Horta beri amnesti pada enam orang

Presiden Republik, Jose Ramos Horta. Foto TATOLI/Francisco Sony

DILI, 27 Mei 2025 (TATOLI)— Presiden Republik, Jose Ramos Horta, memberikan amnesti atau pengampunan kepada enam narapidana (napi) warga Timor – Leste sebagai tindakan belas kasih terhadap sesama manusia.

“Saya memberikan amnesti total kepada enam orang, yang terdiri dari lima wanita dan satu laki laki. Saya memberikan amnesti bagi Wanita, karena saya melihat bahwa adanya tindakan kekerasaan terhadap mereka sehingga membawa mereka terjerumus dalam kejahatan sehingga ditahan lebih lama di dalam penjara, maka saya mempertimbangkan semuanya  dan memberikan amnesti. Sementara, kepada satu pria itu mendapatkan amnesti, karena dia tidak melakukan kejahatan berdarah namun melakukan kecurangan, dimana salah  menggunakan jabatan dan ini juga bukan kejahatan yang besar,” kata Presiden Horta kepada wartawan di Istana Negara, Bairro Pite, Dili, selasa ini.

Presiden Horta menegaskan bahwa, saat mengambil keputusan untuk memberikan amnesti juga telah  menginformasikan kepada pemerintah melalui  Perdana Menteri, Xanana Gusmao.

“Dari Istana Kepresidenan, meskipun keputusan tersebut saya yang buat secara eksklusif, namun saya memberikan surat yang telah ditandatangani kepada Perdana Menteri, untuk diketahui dengan nama enam orang tersebut. Surat itu, Perdana Menteri juga menjawabnya dan pada  jumat minggu lalu, dan Perdana Menteri  menyatakan setuju  atas nama-nama yang yang diajukan dari Istana Kepresidenan untuk  diberikan amnesti,” tegas Kepala Negara.

Berdasarkan Keputusan Presiden No. 45/2025 yang ditandatangani oleh Presiden Republik, Jose Ramos Horta di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato di Dili dan dipublikasikan di Jornal da República (Lembaran Negara) pada tanggal 26 Mei 2025, dimana amnesti  diberikan kepada :

  1. Honoria Pereira Lopes
  1. Armanda Jesus das Neves
  1. Maria Goreti Abi
  1. Maria Scolastica Sona
  1. Julieta Godinho dari Nascimento
  1. Norberto Barreto João

“Pengampunan ini mencerminkan komitmen negara kita terhadap keadilan dengan belas kasih dan keyakinan kita pada martabat dasar semua orang. Meskipun kita harus menegakkan supremasi hukum, kita juga harus mengakui bahwa keadilan sejati terkadang membutuhkan tindakan pengampunan yang melayani tujuan untuk mempromosikan reintegrasi kemanusiaan dan reintegrasi sosial,” kata Presiden Horta.

Dikatakan,  hal ini memperkuat semangat persatuan nasional yang harus membimbing untuk saling membangun masa depan yang lebih sejahtera bagi seluruh rakyat Timor-Leste.

Ia menambahkan bahwa, keputusan ini mencerminkan pertimbangan terhadap keadaan pribadi, manusia, keluarga, dan sosial setiap orang, serta potensi mereka untuk reintegrasi sosial. Pengampunan Presiden ini merupakan intervensi politik dan kemanusiaan dalam penyelenggaraan peradilan, yang memungkinkan dilakukannya tindakan ekuitas individu berdasarkan hukum konstitusional.

Presiden Republik, Jose Ramos Horta, memberikan amnesti atau pengampunan tersebut  berkaitan dengan peringatan 23 tahun Restorasi Kemerdekaan Timor-Leste.

Amnesti adalah pengampunan atau penghapusan hukuman yang diberikan kepala negara kepada seseorang atau sekelompok orang yang telah melakukan tindak pidana tertentu.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!