iklan

POLITIK, HEADLINE

Dubes Timor – Leste soroti penguatan kerja sama bilateral dengan Mozambik

Dubes Timor – Leste soroti penguatan kerja sama bilateral dengan Mozambik

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Timor-Leste untuk Mozambik, Luís Miguel Sequeira, bersama delegasi pengusaha China dari perusahaan yang telah beroperasi sekitar dua dekade di Mozambik bertemu Presiden Republik, Jose Ramos-Horta di Istana Kepresidenan, Dili, Senin (06/07). Foto Media Kepresidenan

DILI, 06 Juli 2026 (TATOLI) – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Timor-Leste untuk Mozambik, Luís Miguel Sequeira, mengatakan hubungan bilateral kedua negara saat ini menunjukkan dinamika yang kuat, ditandai dengan peningkatan kerja sama di berbagai sektor strategis.

Pernyataan tersebut disampaikan Luís Miguel kepada wartawan usai melakukan audiensi dengan Presiden Republik, José Ramos-Horta, di Istana Kepresidenan, Dili, senin ini.

Diplomat tersebut menjelaskan pertemuan dengan Kepala Negara bertujuan menyampaikan laporan mengenai pekerjaan yang telah dilakukan Kedutaan Besar Timor-Leste di Maputo serta perkembangan pelaksanaan misi diplomatiknya.

Luís Miguel mengatakan hubungan antara Timor-Leste dan Mozambik saat ini berada dalam kondisi sangat baik dan semakin kuat, terutama setelah kunjungan resmi Presiden Ramos-Horta ke Mozambik pada Juli 2024.

Kunjungan tersebut menghasilkan penandatanganan nota kesepahaman di bidang pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kedua negara juga menandatangani perjanjian kerja sama di bidang sumber daya alam yang mencakup pertambangan dan hidrokarbon untuk memperkuat kolaborasi pada sektor-sektor strategis bagi pembangunan ekonomi.

Menurut Luís Miguel, peluang untuk memperluas kerja sama bilateral masih terbuka, termasuk di sektor pariwisata.

Dalam upaya tersebut, ia baru-baru ini melakukan pertemuan dengan Menteri Ekonomi dan Sekretaris Negara Pariwisata Mozambik.

Pertemuan itu menghasilkan usulan perjanjian kerja sama yang telah disampaikan kepada Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Timor-Leste untuk dipertimbangkan.

Di bidang pertahanan, Luís Miguel mengungkapkan peluang kerja sama melalui pemberian beasiswa dari Mozambik kepada para kadet dan anggota Pertahanan Bersenjata (FALINTIL-Forças de Defesa de Timor-Leste/F-FDTL) untuk mengikuti pendidikan di akademi militer negara tersebut.

Sebagai tindak lanjut dari penguatan hubungan bilateral, Mozambik telah mengirim sejumlah misi teknis ke Timor-Leste.

Delegasi tersebut termasuk perwakilan Bank Sentral Mozambik dan anggota Komite Pengawas Dana Kekayaan Negara Mozambik yang datang untuk mempelajari pengalaman Timor-Leste dalam pengelolaan Dana Perminyakan.

Terkait prioritas selama masa tugasnya, Luís Miguel mengatakan akan terus memusatkan perhatian pada upaya memperdalam hubungan bilateral kedua negara, termasuk dalam kerangka kerja sama Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP).

Ia mengingatkan Timor-Leste saat ini memegang Presidensi pro tempore CPLP dan telah mempromosikan berbagai inisiatif melalui koordinasi dengan negara-negara anggota organisasi tersebut.

Kedutaan Besar Timor-Leste di Maputo juga tengah mempersiapkan berbagai kegiatan untuk memperingati Hari CPLP yang dilakukan melalui koordinasi dengan Kedutaan Besar Portugal.

Selain itu, pihak kedutaan mempersiapkan kunjungan Sekretaris Eksekutif CPLP, Maria Jardim, yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Perusahaan China Tertarik Investasi di Timor-Leste

Dalam audiensi dengan Presiden Ramos-Horta, Luís Miguel turut didampingi delegasi pengusaha China yang terkait dengan Grup Xina-Eusel, sebuah perusahaan yang telah beroperasi sekitar dua dekade di Mozambik.

Ia menjelaskan komunikasi dengan para pengusaha tersebut dimulai setelah mereka menghubungi Kedutaan Besar Timor-Leste di Maputo untuk menyampaikan ketertarikan mengetahui peluang investasi di Timor-Leste.

“Para pengusaha telah menunjukkan minat untuk berinvestasi di sektor perhotelan, pertambangan, infrastruktur dan industri pengolahan,” kata Luís Miguel.

Menurutnya, grup tersebut telah memiliki investasi di Mozambik dan Angola, termasuk pada sektor pertambangan, pembangunan hotel, infrastruktur dan pabrik semen.

Ia mengatakan para pengusaha juga menunjukkan kesiapan untuk membangun fasilitas perhotelan di Timor-Leste guna membantu meningkatkan kapasitas akomodasi negara.

Rencana investasi tersebut dinilai penting untuk mendukung persiapan Timor-Leste menjelang Presidensi ASEAN pada 2029 yang membutuhkan peningkatan kapasitas infrastruktur dan fasilitas akomodasi.

Reporter  : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!