Top

Dubes Karlito siap perluas kerja sama strategis Timor-Leste dengan India

Duta Besar Timor-Leste untuk Republik India, Karlito Nunes bertemu Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão di Kantor Pemerintah, Rabu (21/5). Foto GPM

DILI, 21 Mei 2025 (TATOLI) — Duta Besar Timor-Leste untuk Republik India, Karlito Nunes, menyatakan kesiapannya untuk memperluas kerja sama strategis antara Timor-Leste dan India, usai menerima arahan langsung dari Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão sebelum memulai tugas diplomatiknya pada minggu ini.

Dalam pertemuan kehormatan yang berlangsung di Kantor Pemerintah, Rabu (21/5), Dubes Karlito menyampaikan rasa terima kasih kepada Perdana Menteri atas kepercayaan yang diberikan untuk mewakili negara di India.

Ia mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, PM Xanana memberikan arahan khusus mengenai fokus misi diplomatik yang harus dijalankannya.

“Perdana Menteri meminta agar saya terus memprioritaskan sektor-sektor kerja sama yang telah disepakati dengan India, sebagian telah berjalan, namun sebagian lainnya belum terealisasi karena berbagai kendala, termasuk belum adanya kedutaan besar di masing-masing negara,” ujar Karlito Nunes.

Berita terkait : Presiden Horta lantik Karlito Nunes sebagai Dubes Timor-Leste di India

Ia menjelaskan bahwa didirikannya Kedutaan Besar Timor-Leste di India dan sebaliknya, merupakan langkah penting untuk memperkuat komunikasi dan mempercepat pelaksanaan nota kesepahaman (MoU) serta kerja sama yang telah disepakati.

Salah satu tonggak penting dalam hubungan kedua negara adalah kunjungan kenegaraan Presiden India, Droupadi Murmu, ke Timor-Leste pada Agustus 2024, yang menghasilkan tiga MoU yaitu,  bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik, kerja sama budaya, dan penyiaran antara Radio Televisi Timor-Leste (RTTL) dengan Prasar Bharati dari India.

Karlito juga menyinggung sejumlah kerja sama yang perlu diperbarui, seperti perjanjian di sektor kesehatan yang dibuat antara 2015 hingga 2024. Ia juga menyebut adanya program beasiswa dari pemerintah India bagi 25 mahasiswa Timor-Leste setiap tahun yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Ini akan menjadi fokus kami, bagaimana agar beasiswa ini benar-benar dimanfaatkan oleh mahasiswa Timor-Leste. Saat ini program tersebut belum berjalan optimal,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti keberadaan sekitar 300 mahasiswa kedokteran asal India yang sedang menempuh pendidikan di Timor-Leste, terutama di Universidade Católica Timorense (UCT) dan Univercidade da Paz (UNPAZ).

Mahasiswa tersebut membawa sistem pendidikan dan kurikulum India, serta didampingi dosen dan peralatan praktik. Model ini diharapkan memudahkan akreditasi internasional bagi lulusan mereka.

Dubes Karlito juga mengungkapkan bahwa PM Xanana mendorong eksplorasi kerja sama baru, khususnya di bidang ekowisata yang dinilai potensial untuk dikembangkan dalam hubungan bilateral.

Pengangkatan Karlito Nunes sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh pertama Timor-Leste untuk India dilakukan oleh Presiden José Ramos Horta pada 14 Mei 2025 di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, Dili.

Dalam pelantikan itu, Presiden Horta menyebut penunjukan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kemitraan dengan India yang dinilai sebagai salah satu mitra diplomatik paling menjanjikan.

Timor-Leste dan India telah menjalin hubungan diplomatik sejak 24 Januari 2003, dengan kerja sama di berbagai sektor seperti pertahanan, pendidikan, kesehatan, pertanian, dan budaya.

Hubungan ini semakin erat setelah Presiden Horta menghadiri Gujarat Vibrant Global Summit pada Januari 2024 dan bertemu dengan PM Narendra Modi untuk membahas kerja sama di bidang energi, digitalisasi, serta pertukaran pendidikan.

Duta Besar Karlito dijadwalkan bertolak ke India pada hari Jumat mendatang. Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEK) kini tengah menyelesaikan seluruh persiapan administratif untuk keberangkatannya.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!