iklan

EKONOMI, HEADLINE

Agustus – September 2024 : Pendapatan APORTIL capai $170 ribu

Agustus – September 2024 : Pendapatan APORTIL capai $170 ribu

APORTIL menggelar konferensi pers. Foto Aportil

DILI, 15 Oktober  2024 (TATOLI)— Administrasi Pelabuhan Timor-Leste (APORTIL) kembali melaporkan pendapatan untuk bulan agustus ($97,686.56) dan september ($72,658.67) tahun ini memperoleh dana senilai $170,345.23 ke kas negara.

“Pendapatan tersebut diambil dari pengoperasian kapal, kapal tanker minyak, perusahaan swasta seperti Succes dan juga tiket untuk Berlin Ramelau, dan Berlin Nakroma,” ungkap Vogal II APORTIL, Leandro de Sena di kantor APORTIL, Colmera, selasa ini.

Diuraikan juga, pendapatan dari APORTIL sebelumnya dari januari hingga juli 2024 berjumlah $696,374.00 yang terdiri dari januari ($129,827.71), februari ($78,304.63), maret ($99,543.99), april ($73,633.61), mei ($133,440.91), juni ($87,674.58) dan juli ($93,948.57).

“Jadi pendapatan ini juga diambil dari penggunaan area pelabuhan untuk pameran dan kompetisi yang sering diadakan oleh Pemerintah dan Pihak Swasta. Karena, kita sudah memiliki prosedurnya sendiri,” jelasnya.

Leandro de Sena berharap pendapatan ini bisa meningkat lagi karena masih tertinggal tiga bulan lagi sebelum memasuki 2025, dan untuk sementara pendapatan januari hingga september 2024 berjumlah $866,719.23. Diketahui pada tahun 2023 APORTIL, I.P juga mengumpulkan pendapatan sebesar $1,047,804.58 ke kas negara.

Sementara, Ketua APORTIL, I.P José de Oliveira Leong mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 nanti APORTIL juga akan berfokus pada pengembangan pelabuhan sesuai dengan rekomendasi dari studi yang dilakukan oleh JICA (Japan International Cooperation Agency).

Studi yang bekerjasama dengan JICA sudah dilakukan sejak 2022 hingga 2024 dengan hasilnya mengusulkan lima tempat jadi prioritas, khususnya di Cairabela kotamadya Baucau, Beaço (Viqueque) Suai (Covalima), Com (Laútem) dan Betano (Manufahi).

“Target kami tahun depan di Cairabela (Baucau) akan diperbaiki oleh JICA, dan studi kelayakan untuk pelabuhan Com (Lautém) sudah selesai termasuk pelabuhan regional lainnya. Prioritas kami sangat banyak tapi semua tergantung pada Dewan menteri,” ucapnya.

APORTIL sendiri adalah salah satu lembaga pemerintah yang bertanggung jawab mengelola pelabuhan di Dili yang terletak di pusat ibu kota. Pada tanggal 30 september 2022, Pelabuhan Dili berhenti memproses barang-barang komersial untuk impor atau ekspor karena operasi tersebut sekarang telah dialihkan ke Pelabuhan Tibar. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!