iklan

POLITIK, HEADLINE

Presiden Horta dan Xanana terus bahas persiapan Timor-Leste aksesi ke ASEAN

Presiden Horta dan Xanana terus bahas persiapan Timor-Leste aksesi ke ASEAN

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão bertemu Presiden Republik, José Ramos Horta di Istana Negara, Bairro Pite, Dili, kamis (20/06). Foto Tatoli/Egas Cristóvão

DILI, 20 juni 2024 (TATOLI)— Perdana Menteri (PM), Kay Rala Xanana Gusmão, dan Presiden Republik, José Ramos Horta terus membahas persiapan Timor-Leste bergabung dengan ASEAN pada tahun 2025.

Pembahasan persiapan Timor-Leste aksesi ke ASEAN tersebut dibahas dalam pertemuan yang dilakukan PM Xanana dengan Presiden Horta di Istana Negara, Bairro Pite, Dili, kamis ini.

“Dalam pertemuan, kami membicarakan tentang bagaimana kita akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menjadi anggota ASEAN. Kami berdua memiliki tujuan yang sama, yaitu ingin Timor-Leste bergabung dalam negara anggota ASEAN pada  2025,” kata Presiden Horta kepada  wartawan usai pertemuan di Istana Negara.

Menurut Presiden Horta, Pemerintah harus melakukan formalisasi dengan mengirimkan surat ke sekretariat ASEAN bersama para pemimpin untuk menjadi anggota tetap pada tahun 2025.

Berita terkait : Temui Horta, Wakil Menteri Milena sampaikan kesiapan Timor-Leste aksesi ke ASEAN

“Saya berharap ASEAN akan setuju untuk mengajak kita masuk pada tahun depan, tetapi kita harus melakukan formalisasi dengan mengirimkan surat untuk memberitahu keputusan kita pada tahun 2025,” tuturnya.

Selain itu, Kepala Negara juga mengungkapkan bahwa selama pertemuan, Perdana Menteri juga membahas mengenai situasi ekonomi nasional dan global, terutama masalah melonjaknya harga bahan pokok.

“Kami juga membicarakan tentang ekonomi nasional dan global. Terutama pada harga barang yang mencakup intervensi Pemerintah pada masalah ini. Kami membicarakan bagaimana Pemerintah akan menyelesaikan masalah tersebut,” kata Presiden Horta.

Selain itu, kata Presiden Horta bahwa selama pertemuan,  Perdana Menteri Xanana juga menyampaikan laporan kerja yang dilakukan oleh Pemerintah di Forum Perdamaian Dunia di Ukraina yang diadakan di Jenewa.

“Di Forum tersebut, Perdana Menteri memberikan intervensi yang sangat kuat, menunjukkan jalan untuk perdamaian, bukan hanya membicarakan tentang dukungan militer untuk Ukraina, tetapi lebih kepada dukungan kita untuk mengakhiri konflik di sana. Namun, PM Xanana lebih fokus pada perdamaian, meskipun memberikan pengaruh positif pada pikiran setiap orang, tetapi kita harus mencari cara untuk menciptakan perdamaian,”ujar Horta.

Berita terkait : Aksesi ke ASEAN, Kepresidenan Republik gelar forum implementasi roadmap

Ditempat yang sama, Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão menyatakan bahwa pertemuan yang dilakukan dengan Presiden Republik untuk memberikan laporan tentang pekerjaan yang dilakukan selama melakukan kunjungan ke negara lain.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor      : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!