iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Inggris unjuk komitmennya dukung Timor-Leste aksesi ke ASEAN   

Inggris unjuk komitmennya dukung Timor-Leste aksesi ke ASEAN   

Foto google

DILI, 09 april 2024 (TATOLI)— Inggris terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung aksesi Timor-Leste ke dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang menjadi bagian dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Sesuai siaran pers yang diakses Tatoli, menyebutkan dengan bekerja sama dengan Cowater International, Inggris telah memberikan bantuan teknis kepada pemerintah Timor-Leste dalam memenuhi persyaratan perjanjian perdagangan bebas (FTA) ASEAN, termasuk melalui lokakarya lima hari tentang pengembangan ketentuan asal barang yang preferensial (rules of origin).

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Matthew Downing mengungkapkan proyek ini telah memungkinkan Timor-Leste mencapai kemajuan besar dalam pengembangan skema sertifikat keterangan asal barang, yang nantinya akan membantu negara ini mengakses pasar dan perjanjian perdagangan baru.

“Saya berharap dapat melanjutkan dukungan kami terhadap bergabungnya Timor-Leste ke ASEAN. Proyek ini merupakan salah satu bagian dari pertumbuhan kemitraan kami dengan Timor-Leste, yang akan terus diperdalam menyusul pengumuman bahwa Inggris akan membuka kembali kedutaan besarnya di Dili,” ungkap Matthew Downing dalam siaran prs tersebut.

Sementara, Duta Besar Inggris untuk ASEAN, Sarah Tiffin mengatakan proyek ini merupakan bukti kuat komitmen Inggris sebagai Mitra Dialog ASEAN untuk mendukung proses bergabungnya Timor-Leste ke ASEAN.

“Merupakan hal yang baik melihat kemajuan yang dicapai Timor-Leste menuju keanggotaan MEA. Inggris mendukung Timor-Leste dan mendukung perjalanannya menuju masa depan yang terbuka, terhubung, dan sejahtera,” ucapnya.

Proyek Inggris yang mendukung bergabungnya Timor-Leste ke dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN ini diluncurkan pada bulan desember tahun lalu saat kunjungan Kepala Ekonom Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan (FCDO), Profesor Adnan Khan.

Proyek ini bertujuan membantu pemerintah Timor-Leste untuk menerapkan ketentuan asal  barang yang preferensial, termasuk pengembangan skema sertifikasi ‘negara asal barang’ secara nasional.

Ini akan memungkinkan perusahaan-perusahaan yang berbasis di Timor-Leste untuk mendapatkan manfaat dari perjanjian perdagangan regional dan global seiring upaya Timor-Leste untuk memperdalam integrasi ekonominya dengan negara-negara tetangganya dan negara-negara lain.

Ketentuan asal barang memberdayakan negara-negara seperti Timor-Leste untuk sepenuhnya memanfaatkan keunggulan komparatif mereka dan berpartisipasi dalam rantai nilai global.

Dengan memberikan kejelasan dan kepastian mengenai asal barang, ketentuan ini akan memungkinkan Timor-Leste untuk mengakses perjanjian perdagangan preferensial dan memasuki pasar baru.

Hal ini, nantinya, akan mendatangkan investasi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong diversifikasi ekonomi, sehingga menjadi dasar bagi pembangunan berkelanjutan.

Inggris mendukung bergabungnya Timor-Leste ke dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) melalui proyek ketentuan asal barang (ROO), termasuk penerbitan dan penerimaan sertifikat asal barang preferensial berdasarkan perjanjian perdagangan bebas ASEAN.

Setelah pembicaraan secara virtual dengan Pemerintah Timor-Leste dan mitra pembangunan pada agustus dan september 2023, Inggris dapat memadatkan pekerjaan pada tahun anggaran lalu menjadi satu proyek.

Proyek ini dijalankan melalui Dana Advokasi Perdagangan dan Investasi (TAF2+) FCDO (Kantor Luar Negeri, Persemakmuran & Pembangunan) Inggris dan dikelola oleh Cowater International – sebuah perusahaan pembangunan internasional besar yang memiliki pengalaman sebelumnya dalam memberikan arahan kepada Timor-Leste untuk bergabung ke WTO.

Mengembangkan skema sertifikat keterangan asal barang secara nasional yang merupakan prasyarat untuk bergabung ke Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN (ATIGA), yang merupakan elemen inti dari MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN).

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!