iklan

INTERNASIONAL, KEADILAN, HEADLINE

CEPAD serukan tindakan kolektif lawan korupsi di Timor-Leste

CEPAD serukan tindakan kolektif lawan korupsi di Timor-Leste

Direktur Eksekutif CEPAD, Joao Boavida. Foto Tatoli/Egas Cristóvão

DILI, 08 desember 2023 (TATOLI) – Centre of Studies for Peace and Development (CEPAD) menyerukan kepada seluruh masyarakat Timor-Leste termasuk para pemimpin nasional untuk bersatu padu  dalam melawan tindakan korupsi yang berdampak pada pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi negara.

“Menangani dan melawan tindakan korupsi membutuhkan pendekatan dengan tindakan kolektif, yang berarti bahwa semua pihak harus memainkan perannya dengan Bersatu padu,” kata Direktur Eksekutif CEPAD, Joao Boavida kepada TATOLI di kantornya di Dili, berkaitan dengan Hari Antikorupsi Sedunia yang diperingati pada 09 desember setiap tahunnya.

Ia mengatakan bahwa korupsi adalah musuh terbesar pembangunan, jadi, tindakan harus segera diperlukan untuk mendorong kemajuan dalam pemberantasan korupsi di negara ini.

Dia menjelaskan bahwa dampak korupsi secara tidak proporsional mempengaruhi orang-orang yang paling rentan di Timor-Leste, dan mengatakan bahwa jika para pemimpin tidak bersatu untuk memerangi kejahatan serius ini, maka hal itu akan terus melemahkan pertumbuhan ekonomi Timor-Leste dan membuat banyak orang berada dalam bahaya.

Berita terkait : Indeks Persepsi Korupsi Timor-Leste 2022 duduki peringkat 77 dari 180 negara

Boavida menekankan bahwa korupsi telah meningkatkan ketidaksetaraan pendapatan dan kemiskinan di negara ini.

“Sebagai contoh, banyak anak-anak dari masyarakat miskin tidak memiliki akses terhadap pendidikan yang baik, layanan kesehatan yang memadai, air bersih, sanitasi, dan lainnya,” katanya.

Beliau juga  mendesak Pemerintah dan Parlemen Nasional untuk menunjuk komisioner baru memimpin lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi Timor-Leste.

“Penting untuk menunjuk seorang pemimpin baru untuk mengisi posisi yang kosong sesegera mungkin untuk memimpin lembaga tersebut dalam melakukan investigasi kriminal terhadap berbagai kasus korupsi yang telah tertunda selama beberapa waktu,” paparnya.

Sementara, Arnaldo da Costa Lopes, seorang akademisi dari UNPAZ (Universidade da Paz), juga menyerukan kepada para anggota pemerintah dan pegawai negeri untuk bersama mencegah korupsi.

Hari Antikorupsi Sedunia atau International Anti-Corruption Day diperingati setiap tanggal 09 desember. Pada peringatan itu, masyarakat dunia mengambil kesempatan untuk bersuara lantang melawan korupsi.

Peringatan hari internasional ini memiliki latar belakang serius sehingga antikorupsi ditetapkan sebagai perayaan dunia.

Berita terkait : PBB dukung KAK berantas korupsi di Timor-Leste

Hari tersebut ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 2003 silam untuk memberikan kesadaran akan bahaya dan dampak korupsi bagi masyarakat. Peringatan ini bertujuan untuk mengedukasi atau mendidik masyarakat tentang masalah korupsi yang dinilai sebagai fenomena sosial yang merugikan masyarakat dan negara.

Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia ke-20 pada tahun 2023, PBB ingin menyoroti hubungan penting antara korupsi dan ketidaksetaraan, serta mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.   

Reporter :  Camilio de Sousa 

Editor     : Filomeno Martins (penerjemah : Armandina Moniz)

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!