iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL, DILI

Indeks Persepsi Korupsi Timor-Leste 2022 duduki peringkat 77 dari 180 negara

Indeks Persepsi Korupsi Timor-Leste 2022 duduki peringkat 77 dari 180 negara

Foto google

DILI, 02 februari 2023 (TATOLI) – Transparency International telah mengeluarkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) pada 31 januari 2023. Pada indeks IPK 2022 tersebut, posisi Timor-Leste berada di peringkat 77 dari 180 negara.

Menurut laporan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Transparency International yang dirilis pada 31 Januari, 2023 menunjukan IPK mencapai 42 poin.

“Dalam lima tahun terakhir, Timor-Leste naik tujuh poin dalam Indeks Persepsi Korupsi, dari negara-negara yang paling tidak korup di Asia-Pasifik, di urutan ke-14 di antara 31 negara yang dipertimbangkan di kawasan ini,” tulis siaran pers yang diakses Tatoli.

Dijelaskan, Negara-negara Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), hanya Singapura yang berada diurutan kelima (5) sementara  Malaysia ke-61. Dan di antara sembilan negara anggota Komunitas Negara Berbahasa Portugis, Portugal berada di posisi  33,  Cabo Verde (35) dan São Tomé and Príncipe (65).

IPK adalah alat pengukuran korupsi tertua dan terlengkap di dunia, menganalisis tingkat korupsi sektor publik di 180 negara dan wilayah, dengan memberi skor dari 0 (dianggap sangat korup) hingga 100 (sangat transparan), dari persepsi para ahli dan eksekutif bisnis pada tingkat korupsi di sektor publik.

Mengingat posisi Timor-Leste yang berada di peringkat ke 77, Menteri Kepresidenan Dewan Menteri, Fidélis Magalhães, mengucapkan selamat atas upaya yang dilakukan  Pemerintah, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri, Taur Matan Ruak, dan entitas terkait dalam perjuangan melawan korupsi.

“Ini merupakan pengakuan atas langkah-langkah yang telah diambil Pemerintah untuk meningkatkan tata kelola transparansi lembaga-lembaga pemerintah”, kata Fidélis Magalhães di Istana Pemerintah, di Dili.

Menteri itu juga menekankan bahwa pemerintah Timor-Leste bersama dengan entitas terkait akan terus melakukan upaya untuk memerangi korupsi di negara ini.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!