iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Timor-Leste dan Brunei tandatangani MoU bentuk Mekanisme Konsultasi Bilateral

Timor-Leste dan Brunei tandatangani MoU bentuk Mekanisme Konsultasi Bilateral

Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Timor-Leste, Bendito dos Santos Freitas dan Menteri Luar Negeri II Brunei Darussalam, Dato Seri Setia Haji Erywan bin Pehin Datu Pekerma Jaya Haji Mohd. Yusof menandatangani MoU untuk membentuk Mekanisme Konsultasi Bilateral. Foto MNEC

DILI, 05 Mei 2026 (TATOLI) — Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC) Timor-Leste, Bendito dos Santos Freitas dan Menteri Luar Negeri II Brunei Darussalam, Dato Seri Setia Haji Erywan bin Pehin Datu Pekerma Jaya Haji Mohd. Yusof menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk membentuk Mekanisme Konsultasi Bilateral antara kedua negara.

Penandatanganan MoU tersebut digelar di sela-sela kunjungan resmi Perdana Menteri (PM), Kay Rala Xanana Gusmão dan delegasinya ke  Istana Nurul Iman, Brunei Darussalam, Senin (04 Mei 2026).

Dimana, penandatanganan MoU disaksikan langsung oleh Raja Brunei Darussalam, Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah dan  Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão.

Melansir Laman MNEC, nota Kesepahaman tersebut menetapkan kerangka kerja terstruktur untuk memperkuat hubungan bilateral melalui dialog reguler, koordinasi kebijakan, pemantauan implementasi kerja sama bilateral yang ada, dan identifikasi bidang kerja sama baru.

Nota Kesepahaman ini mencakup sektor-sektor utama termasuk pembangunan ekonomi, pendidikan, kesehatan, energi, konektivitas, pariwisata, dan pertukaran antar masyarakat.

Berita terkait : Timor-Lesta dan India tandatangani kesepakatan bentuk Mekanisme Konsultasi Bilateral

Mekanisme ini juga akan mendorong kerja sama praktis melalui pertukaran praktik terbaik, fasilitasi perdagangan dan investasi, serta hubungan kelembagaan yang lebih kuat antara kedua negara.

Menteri Bendito menekankan bahwa tonggak sejarah ini mencerminkan diplomasi proaktif dan strategis Timor-Leste serta mengubah hubungan politik yang kuat menjadi peluang nyata untuk pembangunan berkelanjutan dan memperkuat perannya sebagai mitra aktif di dalam ASEAN dan di luar ASEAN.

Sebelumnya, juga pada Maret 2026, Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Bendito dos Santos Freitas dan Duta Besar India untuk Timor-Leste Madan Kumar Ghildiyal, telah menandatangani kesepakatan Nota Kesepahaman untuk membentuk Mekanisme Konsultasi Bilateral antara kedua negara.

Dimana, Mekanisme Konsultasi Bilateral  bertujuan untuk memperkuat koordinasi kebijakan dan memajukan kerja sama di berbagai sektor prioritas, termasuk perdagangan, pendidikan, kesehatan, dan kerja sama teknis. Mekanisme tersebut juga akan memfasilitasi pertukaran strategis mengenai isu-isu regional dan global yang menjadi kepentingan bersama.

Untuk diketahui bahwa, Mekanisme Konsultasi Bilateral adalah wadah dialog formal dan terstruktur antara dua negara untuk membahas kepentingan bersama, kerja sama, dan solusi atas masalah bilateral.

TATOLI

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!