iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE, LAUTÉM, PENDIDIKAN

Kedubes Jepang dukung anggaran bangun sekolah EBC Leusari Lautem

Kedubes Jepang dukung anggaran bangun sekolah EBC Leusari Lautem

Wakil Kepala Misi Kedubes Jepang, Kazumi YAMADA dan Menteri Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (MEJD), Armindo Maia, meresmikan gedung sekolah dasar (EBC - Ensino Básico Central) Leusari di desa Serelau, kotamadya Lautem. Foto spesial

DILI, 28 juni 2023 (TATOLI)— Kedutaan Besar Jepang di Timor-Leste meresmikan gedung sekolah dasar (EBC – Ensino Básico Central) Leusari di desa Serelau, kotamadya Lautem. Pembangunan sekolah tersebut mendapatkan dukungan bantuan anggaran dari Jepang melalui  dana pembangunan sebesar $90.967.

Melalui siaran pers yang diakses Tatoli disebutkan, upacara peresmian dilakukan pada 24 juni 2023 dan diselenggarakan oleh Yayasan Cinta dan Persahabatan (FUNDAMOR) yang merupakan LSM lokal yang melaksanakan proyek tersebut.

Hadir dalam peresmian terdiri dari Kazumi YAMADA, Wakil Kepala Misi Kedubes Jepang, Menteri Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (MEJD), Armindo Maia, serta pejabat pemerintah daerah dari otoritas terkait, pemangku kepentingan, guru, staf sekolah serta para siswa.

Wakil Kepala Misi Kedubes Jepang,  Kazumi YAMADA mengucapkan  terima kasih yang tulus kepada masyarakat desa Serelau dan FUNDAMOR atas pekerjaan yang sangat baik dalam pembangunan gedung sekolah dan meminta para siswa untuk menjaga gedung sekolah tetap bersih dan utuh.

“Belajar akan memperkaya hidup kalian dan memperluas peluang masa depan. Menjaga kebersihan dan keutuhan gedung sekolah ini juga akan membantu adik-adik belajar di kemudian hari. Selain itu, jangan lupa untuk mencuci tangan setelah menggunakan toilet atau sebelum makan siang dan makanan ringan, karena itu akan menjaga kesehatan dan mencegah penyakit,” ungkap Kazumi YAMADA.

Pemerintah Jepang menyediakan $90.967 melalui skema Grant Assistance for Grass-roots and Human Security Projects (GGP). Melalui proyek ini, sebuah gedung sekolah baru dengan tiga ruang kelas dan toilet dibangun. Proyek itu memberi manfaat bagi 250 siswa dan 24 guru dan staf sekolah di sekolah EBC Leusari.

Sejak proyek pertama diluncurkan pada tahun 2000, 136 proyek telah dilaksanakan di bawah skema GGP di 14 Kotamadya di Timor-Leste. Proyek tersebut terutama memberikan bantuan untuk infrastruktur masyarakat, termasuk pembangunan dan rehabilitasi fasilitas sekolah, klinik umum, dan sistem pasokan air, serta menangani berbagai kebutuhan dasar manusia. 

Reporter  : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!