iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL, HEADLINE

Selesai diperbaiki tim NSI Indonesia, Kapal Ocean Star siap dipulangkan

Selesai diperbaiki tim NSI Indonesia, Kapal Ocean Star siap dipulangkan

Kapal Ocean Star. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 14 februari 2023 (TATOLI)— Direktur Nasional Transportasi Laut (DNTM -tetun), Alberto Freitas Pereira mengatakan tim khusus dari PT. Niaga Shipping Internasional (NSI) Indonesia telah menyelesaikan proses perbaikan Kapal Ocean Star yang terhenti di perairan Dili selama hampir dua tahun.

Disebutkan, pada 28 januari 2023, tim gabungan telah melakukan sea trial atau percobaan laut pada kapal Ocean Star selama dua jam dengan jarak 6 nautical mile/ mil laut setara dengan 11.112 kilometer dan kecepatan 6 knot.

Tim gabungan tersebut terdiri dari DNTM, Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MTK), Satuan Polisi Maritim (UPM), Polisi Saintifik Investigasi Kriminal (PCIC), Otoritas Pelabuhan Timor-Leste (APORRIL), Otoritas Kebapeanan serta Layanan Informasi Polisi di Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL).

“Semua peralatan dalam kondisi baik, Kapal ini 100% baik dan sesuai surat penugasan dari MTK bahwa Kapal tersebut sudah bisa dipulangkan,” jelas Alberto Freitas Pereira pada Tatoli secara esklusif di kantor DNTM, selasa ini.

Berita terkait : Kapal Ocean Star terhenti di perairan Timor-Leste hampir dua tahun

Dengan hasil observasi langsung tersebut, tim gabungan melaporkan bahwa kondisi umum kapal tersebut terdiri dari mesin utama RPM 130, mesin dukungan tiga, radio komunikasi, jangkar kiri dan kanan, fasilitas listrik, cargo pump untuk pompa minyak, oli dan air, fire pump emergency, tanki, deck, tempat akomodasi dan lainnya dalam kondisi baik.

Ia mengatakan, sebelum dipulangkan kapal tersebut harus memenuhi aturan administratif seperti membayar pajak ke APORTIL dan Kebapeanan.

“APORTIL sudah dibayar dan hanya untuk Kebapeanan yang belum. Jadi masih dalam proses dan sesuai dengan surat pernugasan MTK, pajak yang harus dibayar pada APORTIL berjumlah $148.000,” tambahnya.

Di lain tempat, Komisaris Otoritas Kebapeanan, José António Fátima Abílio, melaporkan pihaknya belum memastikan berapa total pajak yang harus dibayar karena masih dalama proses analisis dokumen.

“Disaat sebuah kapal masuk ke wilayah (Timor-Leste) harus ada laporan in work dan jika kapal dipulangkan harus memiliki laporan out work. Disaat kapal Ocean Star masuk mendapatkan masalah, jadi permintaan rezim belum ada, tetapi masih kita pertimbangkan,” katanya.

Berita terkait : Tim NSI Indonesia mulai perbaiki Kapal Ocean Star

Sesuai perhitungan setiap kapal untuk out work senilai  3% dari harga kapal, untuk itu dibutuhkan dokumen tambahan dari pihak NSI Indonesia sebelum diimplementasikan.

Kapal Ocean Star tiba di Timor-Leste pada 4 april 2021 melalui Ariana Oceano Agency atas nama perusahaan Nezia Edirma dari Timor-Leste dengan 20 awak kapal. Tetapi karena terjadi percekcokan pemilik kapal NSI Indonesia dan Nezia Edirma akhirnya kapal ini terhenti di perairan Dili tanpa beroperasi hampir dua tahun.

Menjawab semua masalah tersebut pada november 2022 pihak NSI Indonesia melalui perwakilannya di Timor-Leste, Alex Rahmat telah memberikan dokumen lengkap pada DNTM bahwa NSI adalah pemilik asli dari kapal tersebut.

Sampai akhirnya pada 27 desember 2022 pihak PT Niaga Shipping Internasional (NSI) Indonesia telah mengirim tim khusus untuk memperbaiki Kapal Ocean Star. 

Reporter   : Cidalia Fátima

Editor        : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!