iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL, HEADLINE

Sensus Penduduk 2022, angka populasi meningkat 1,8%

Sensus Penduduk 2022, angka populasi meningkat 1,8%

Pemerintah Timor-Leste melalui Direktorat Jenderal Statistik Kementerian Keuangan meluncurkan laporan sementara hasil Sensus Penduduk 2022 di kantor Kementerian Keuangan, Aitarak Laran, selasa (15/11). Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 15 november 2022 (TATOLI)— Pemerintah Timor-Leste (TL) melalui Direktorat Jenderal Statistik Kementerian Keuangan telah berhasil melakukan Sensus Penduduk tahun 2022. Dari laporan sementara hasil Sensus Penduduk 2022, menunjukkan angka populasi saat ini meningkat 1,8% dengan total 1.340.434 jiwa.

Hasil laporang sementara Sensus Penduduk 2022 secara resmi diluncurkan di kantor Kementerian Keuangan, Aitarak Laran, selasa ini.

Menteri Keuangan, Rui Gomes dalam sambutannya, mengatakan pemerintah selalu mengutamakan rakyat sebagai pusat pembangunan. Karena itu, memahami ukuran, distribusi, dan karakteristik populasi kita adalah kunci pembuatan kebijakan.

Berita terkait : Sensus Penduduk, PM Taur inginkan angka capai penerima manfaat ‘Cesta Basica’

Pada awal tahun ini, Dewan Menteri menyetujui Keputusan Pemerintah No. 14/2022, tertanggal 23 maret, untuk membentuk badan administrasi pelaksanaan Sensus Penduduk dan Perumahan 2022.

Badan administrasi ini disusun Perdana Menteri, Taur Matan Ruak bersama tim Komisi Teknis yang dipimpin Direktur Jenderal Statistik, Elias dos Santos Ferreira sebagai Ketua  dan Komisi Penerbitan Sensus 2022.

“Hasil sementara Sensus Penduduk dan Perumahan 2022 mencatat jumlah penduduk 1.340.434. Hal ini menunjukkan jumlah penduduk terus meningkat. Dari sensus terakhir tahun 2015, ada peningkatan 156.792 orang, tingkat pertumbuhan tahunan 1,8%,” ucap Menteri Rui  dalam acara peluncuran tersebut.

Dikatakan, hasil sementara menunjukkan bahwa sekarang TL memiliki 250.034 rumah tangga, dengan rata-rata 5,4 orang per rumah tangga. Rata-rata yang sedikit lebih rendah dibandingkan sensus terakhir (5,7 orang per rumah tangga).

Berita terkait : Hari Statistik Sedunia, DGE-UNFPA TL sampaikan kemajuan Sensus Penduduk 2022

Dalam hal distribusi geografis, Dili memiliki tingkat pertumbuhan tahunan tertinggi 2,7% dibandingkan dengan sensus terakhir, dan juga memiliki konsentrasi penduduk terbesar dengan sekitar 324.000 orang, diikuti oleh Ermera (138.000), Baucau (134.000) dan Bobonaro (107.000).

“Jika tren kenaikan ini berlanjut, jumlah penduduk Dili akan berlipat ganda dalam dua dekade,” ucapnya.

Dia menjelaskan,  ini masih temuan awal. Tetapi, laporan utama Sensus diharapkan akan diterbitkan pada april 2023, diikuti dengan analisis mendalam tentang berbagai tema seperti, fertilitas dan pernikahan, mortalitas, proyeksi populasi, migrasi dan urbanisasi, kondisi rumah tangga dan perumahan, angkatan kerja dan aktivitas ekonomi, disabilitas, pendidikan dan literasi, gender, kepemudaan, dan atlas sensus.

Meskipun temuan terbaru mengkonfirmasi penurunan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (dari 2,1% pada tahun 2015 menjadi 1,8% pada tahun 2022), Timor-Leste masih memiliki tingkat pertumbuhan populasi tahunan tertinggi di antara kawasan Asia Tenggara, diikuti negara Laos dan Kamboja.

Perwakilan Dana Penduduk Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA -inggris), Pressia Arifin-Cabo mengatakan pihaknya akan terus mendukung Direktorat Jenderal Statistik selama langkah pemrosesan dan analisis data sensus selanjutnya dari sekarang hingga maret 2023, setelah itu hasil sensus terperinci diharapkan akan dipublikasikan pada april 2023.

Berita terkait : Sensus Penduduk 2022 diperpanjang hingga 27 oktober 2022

“UNFPA berharap untuk melanjutkan kerjasama dengan Pemerintah Timor-Leste dalam memastikan   data yang berkualitas tersedia untuk perencanaan pembangunan dan kemakmuran bangsa,” katanya.

Diungkapkan, Sensus memberi data terkini tentang kependudukan dan membantu Pemerintah mengatasi banyak masalah kebijakan penting. Ini juga berfungsi untuk memeriksa pencapaian Rencana Pembangunan Strategis Timor-Leste 2011 hingga 2030 dan indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).

Reporter: Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!