iklan

KESEHATAN, DILI

Kasus DBD : 1.286 terindentifikasi dan 20 meninggal

Kasus DBD : 1.286 terindentifikasi dan 20 meninggal

Foto google

DILI, 31 januari 2021 (TATOLI)— Kasus Deman Berdarah Dengue (DBD), terus melonjak ditengah adanya pandemi Covid-19. Berdasarkan data nasional dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Timor-Leste (TL) sejak awal januari 2022 hingga saat ini mengindentifikasi 1.286 penderita DBD dan 20 orang meninggal dunia.

Menurut siaran pers dari Kemenkes yang diakses  Tatoli, senin (31/01) ini menyebutkan, kasus tersebut terindentifikasi di kotamadya Dili dengan 857 kasus, Manatuto (92), Ermera (77), Baucau (52), Manufahi (52), Covalima (45), Liquica (29), Bobonaro (26), Aileu (20), Viqueque (19), Ainaro (14), dan Oecusse terdapat tiga kasus.

Berita terkait : Demam berdarah di Dili, delapan anak meninggal dunia

“Sebagian besar kasus berasal dari Dili. Tetapi, saat ini sudah tercatat 12 kotamadya juga teridentifikasi DBD. Tetapi, di Dili tercatat 857 kasus dan 11 kematian,” tulis siaran pers itu.

Dalam siaran pers tersebut dijelaskan, sebagian besar kasus DBD di Kotamadya Dili, teridentifikasi dari pos administratif Dom Aleixo dengan 447 kasus, Pos Administratif Cristo Rei (168 kasus), Pos Administratif Na’in Feto (115 kasus), Pos Administratif Vera Cruz (107 kasus), Atauro (12 kasus) dan delapan tercatat dari Metinaro.

Berita terkait : Pasien Demam Berdarah Dengue rentan terkena gizi buruk

Dengan melonjaknya DBD, Kemenkes meminta kepada penduduk di Dili dan kotamadya lainnya agar secepatnya membawa pasien yang mengalami deman, radang sendi dan bersin-bersin ke Pusat Kesehatan untuk mendapatkan pengobatan.

Kemenkes juga meminta kepada masyarakat untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar membersihkan rumah dan lingkungan untuk mencegah wabah DBD.

Dinas Kesehatan Kotamadya Dili (SSMD) mencatat pada 2021 lalu, teridentifikasi 672 pasien deman berdarah dan delapan meninggal dunia.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor   : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!