iklan

POLITIK, KESEHATAN, ERMERA

Informasi Hoax dominan,  prosentasi rakyat Ermera terima vaksin minim

Informasi Hoax dominan,  prosentasi rakyat Ermera terima vaksin minim

Wakil Menteri Kesehatan, Bonifacio Mau Coli dos Reis. Foto/Egas Cristóvão

DILI, 19 oktober 2021 (TATOLI)–Wakil Menteri Kesehatan, Bonifacio Mau Coli dos Reis mengatakan faktor informasi hoax sangat dominan mengakibatkan   angka penerima vaksin di Ermera menempati  urutan ke-11 dari 13 kotamadya.

“Setelah adanya keputusan anggota pemerintah  untuk lakukan kampanye vaksinasi di daerah asalnya, maka saya bersama Menteri  Kesehatan melakukan kampanye di kotamadya Ermera. Hasilnya, angka penerima  vaksin Covid-19 di Ermera sangat kecil. Ermera menempati  urutan ke 11 dari 13 kotamadya. Karena itu, diperlukan kerja keras untuk tingkatkan angka penerima vaksin di Ermera,” kata Bonifacio di Palacio das Cinzas Caicoli Dili, selasa ini.

Menurutnya, selama kampanye vaksinasi, banyak masyarakat yang melakukan vaksin Covid-19. Namun, setelah ditangani  petugas kesehatan,  antusias masyarakat menerima vaksin berkurang. Karena itu, perlu adanya koordinasi yang maksimal antara otoritas dan   masyarakat  untuk memberikan informasi yang benar.

“Selama berkampanye, tim kami mencari solusi agar banyak orang menerima  vaksin.  Kami lakukan kampanye  dari rumah ke rumah  dengan menjelaskan  sisi positif dari vaksin  agar mereka benar-benar ingin mendapatkan vaksin Covid-19,” tuturnya.

Sebelumnya,  angka vaksin Covid-19 di Ermera hanya 16%,  namun setelah tim Kemenkes  lakukan kampanye, maka angka penerima vaksin naik menjadi  48.8 %.

Disebutkan, lima pos adminitratif di Ermera, dua pos administratif diantaranya  Letefoho dan Atsabe  menunjukan angka penerima vaksin sangat minim. Hal itu disebabkan dominannya informasi hoax.

Diketahui bahwa penduduk TL yang telah menerima vaksin Covid-19 berjumlah 510,123 (67.6%) untuk dosis pertama dan 326.356 (43.2%) untuk dosis kedua.

Berdasarkan data SIJK menyebutkan hingga selasa 19 oktober 2021, kasus teridentifikasi Covid-19 berjumlah 19.730. Dari total tersebut, 19.537 orang sembuh, kasus aktif 73 dan kasus kematian berjumlah 120.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!