DILI, 20 Juli 2026 (TATOLI) – Presiden Republik São Tomé dan Príncipe saat ini, Carlos Vila Nova, yang juga mencalonkan diri pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2026 ini dalam hasil Pilpres menunjukkan Carlos Vila Nova sebagai pemenang dengan hasil sementara 55,94%, menggalahkan calon Presiden lainnya.
Dalam pemilihan presidenan, Carlos Vila Nova terpilih kembali dengan perolehan 31.596 suara (55,94%), mengungguli penantangnya, Nito d’Abreu, yang meraih 23.394 suara (41,43%). Sementara, kandidat lainnya, Miques João Bonfim dan Eugénio Tiny, masing-masing memperoleh 892 suara (1,58%) dan 603 suara (1,07%).
Menurut komisi pemilihan, tercatat ada 142.191 pemilih yang terdaftar untuk pemilihan tersebut. Sebanyak 58.764 pemilih menggunakan hak pilihnya—mencerminkan tingkat partisipasi sebesar 54,62%—sementara 83.427 pemilih terdaftar tidak memberikan suara.
Komisi pemilihan melaporkan adanya 56.485 suara sah, 1.951 suara tidak sah, dan 328 surat suara kosong. Selain itu, terdapat partisipasi dari 4.135 pemilih yang berasal dari kalangan diaspora.
Menanggapi hasil sementara tersebut, Vila Nova menyatakan bahwa dukungan para pemilih memperkuat komitmennya untuk “terus melayani negara dengan kejujuran, independensi, keseimbangan, dan penghormatan terhadap Konstitusi.”
Ia juga berjanji untuk “merangkul semua kekuatan politik, gereja, kaum muda, perempuan, pekerja, pengusaha, diaspora, dan masyarakat sipil,” seraya menambahkan bahwa “setiap orang akan memiliki peran dalam membangun São Tomé dan Príncipe yang lebih adil, lebih makmur, dan lebih bersatu.”
Sementara, Calon Presiden lainnya, Nito d’Abreu menyampaikan terima kasih kepada para pendukung atas dukungan mereka sepanjang masa kampanye.
“Kami berterima kasih dan mengapresiasi semua pihak yang mendukung pencalonan kami, serta mengakui dedikasi dan partisipasi aktif mereka selama kampanye dan proses pemilihan berlangsung,” ujarnya.
D’Abreu mengakui adanya sejumlah insiden terisolasi, namun menyatakan bahwa proses pemilihan berlangsung dalam suasana yang meriah, dengan partisipasi aktif warga sepanjang masa kampanye.
Hasil sementara tersebut kini akan melalui proses verifikasi oleh otoritas pemilihan terkait sebelum diserahkan kepada Mahkamah Konstitusi São Tomé dan Príncipe, yang berwenang mengesahkan dan secara resmi mengumumkan hasil akhir sesuai dengan undang-undang pemilihan negara tersebut.
Reporter : Afonso do Rosário (Penerjemah : Tim TATOLI)




