iklan

SOSIAL INKLUSIF

MOP sepakati kontrak dengan perusahaan pemenang tender rehabilitasi jalan pedesaan

MOP sepakati kontrak dengan perusahaan pemenang tender rehabilitasi jalan pedesaan

Menteri Pekerjaan Umum, Samuel Marçal, melakukan penandatanganan kontrak kerja perusahaan pemenang tender untuk pelaksanaan proyek rehabilitasi jalan pedesaan di kotamadya Baucau, Aileu, Ainaru, Bobonaro, dan Covalima. Foto Tatoli/Alexandra da Costa

DILI, 27 April 2026 (TATOLI) – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (MOP) menandatangani kontrak dengan perusahaan-perusahaan pemenang tender untuk pelaksanaan 31 proyek rehabilitasi jalan pedesaan di kotamadya Aileu, Ainaru, Baucau, Bobonaro, dan Covalima.

Menteri Pekerjaan Umum, Samuel Marçal, mengucapkan selamat kepada perusahaan-perusahaan tersebut karena telah memenuhi kriteria pengadaan. Menurutnya, hal ini menunjukkan perusahaan-perusahaan tersebut mulai mempersiapkan diri menjadi pelaku usaha yang berkomitmen terhadap pengembangan sektor konstruksi nasional.

“Sebentar lagi kita akan memegang Presidensial ASEAN, sehingga sektor swasta menjadi mitra penting bagi Pemerintah. Anda tidak boleh berpikir bekerja hanya untuk mencari keuntungan, tetapi juga harus menghargai kesempatan untuk berinvestasi di perusahaan Anda. Percayalah pada kemampuan Anda sendiri untuk memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Menteri Samuel kepada wartawan di gedung MOP, Caicoli, Senin ini.

Menteri Samuel mengatakan, proyek-proyek ini juga dapat membantu membangun kapasitas sumber daya manusia perusahaan. Ketika Pemerintah menjalankan desentralisasi, seluruh pekerjaan infrastruktur akan diproses di setiap kotamadya, sehingga perusahaan diminta mempersiapkan diri.

“Oleh karena itu, selama tahun ini perusahaan diminta memanfaatkan kesempatan ini, terutama memastikan kualitas pekerjaan agar dapat bertahan selama bertahun-tahun. Dalam dua minggu pekerjaan dapat mulai dilaksanakan karena proyek ini memfasilitasi akses masyarakat ke pasar, layanan kesehatan, pendidikan, dan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Infrastruktur MOP, Júlio Amaral, menegaskan perusahaan harus memanfaatkan kesempatan ini dengan baik karena proses pengadaan tidak mudah.

“Sering kali ada yang mengkritik bahwa saya yang mengusulkan perusahaan-perusahaan untuk proyek di Covalima, itu tidak benar. Melalui proses pengadaan, tidak ada penunjukan langsung,” kata Wakil Menteri MOP.

Karena itu, ia meminta perusahaan melaksanakan pekerjaan dengan baik dan sesuai aturan yang ditetapkan dalam kontrak, terutama terkait durasi pelaksanaan, sehingga tahun depan Pemerintah tidak akan mentoleransi atau memperpanjang waktu pelaksanaan.

Selain itu, Sekretaris Negara untuk Toponimi dan Organisasi Perkotaan, Germano Santa Brites Dias, menyampaikan terima kasih atas undangan menghadiri kegiatan tersebut serta meminta perusahaan bekerja tepat waktu sesuai kontrak dan menjamin kualitas pekerjaan.

“Namun jika ada hambatan di lapangan, baik dari masyarakat maupun perusahaan sendiri, mohon laporkan kepada Menteri, maka saya akan turun tangan karena itu tugas SEATOU untuk membantu menyelesaikan masalah,” imbaunya.

Ia menambahkan, semua pihak diminta menghindari konfrontasi dan bekerja sesuai prosedur yang ditetapkan Pemerintah, karena tanah milik semua orang dan harus ada komitmen bersama untuk pembangunan.

“Direktur perusahaan juga harus melakukan pengawasan maksimal terhadap para pekerjanya agar pekerjaan berkualitas sesuai standar teknis. Tidak cukup hanya menyerahkan tanggung jawab kepada manajer di lapangan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Direktur dari Perusahaan Baiwari Moris Foun Unipesoál, Lda, Alcino Menezes, menjamin akan melaksanakan pekerjaan dengan baik dan berkualitas sehingga Pemerintah terus mempercayai perusahaannya.

“Seperti diketahui, mendapatkan kesempatan ini tidak mudah dan banyak pihak ingin bersaing, tetapi tidak semuanya mendapat kesempatan. Karena itu saya akan melaksanakan pekerjaan ini di Aileu Remexio, hampir dua kilometer jalan pedesaan,” ujarnya.

Sementara itu, proyek rehabilitasi jalan pedesaan dibagi dalam 31 paket yang mencakup kotamadya Baucau, Ainaru, Aileu, Bobonaro, dan Covalima, dengan durasi pelaksanaan satu tahun serta anggaran sebesar US$15 juta.

Reporter : Alexandra da Costa (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor    :  Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!