iklan

EKONOMI, HEADLINE

Pemerintah berikan sertifikat investasi kepada tiga perusahaan

Pemerintah berikan sertifikat investasi kepada tiga perusahaan

Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi (MCAE) bersama TradeInvest Timor-Leste, memberikan sertifikat investasi kepada tiga perusahaan. Foto Media MCAE

DILI, 26 Februari 2026 (TATOLI) – Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi (MCAE) bersama TradeInvest Timor-Leste, Kamis  ini memberikan sertifikat investasi kepada tiga perusahaan, yakni Aowen Caizi Unipessoal Lda, Lijuramosxdaily Unipessoal Lda., dan Galhos International Unipessoal Lda.

Pemberian sertifikat investasi tersebut merupakan bentuk pengakuan pemerintah kepada perusahaan-perusahaan yang telah melakukan investasi di Timor-Leste.

“Ketiga perusahaan ini telah berkomitmen dan memulai bisnis mereka selama beberapa tahun, bahkan telah mengekspor produk ke berbagai negara. Karena itu, kita perlu terus mendorong sektor swasta di berbagai bidang agar mereka dapat berinvestasi, dan pemerintah juga dapat memberikan dukungan yang diperlukan,” kata Menteri MCAE yang juga sebagai Wakil Perdana Menteri, Francisco Kalbuadi Lay, di Farol, Dili.

Menurutnya, ketika warga Timor-Leste berupaya berinvestasi di dalam negeri, peran pemerintah adalah memberikan dorongan dan dukungan, karena melalui kerja sama dapat tercipta lapangan kerja serta ekonomi yang berkelanjutan.

Direktur Lijuramosxdaily, Ussi da Silva, mengatakan perusahaannya bergerak di bidang produksi rumput laut menjadi produk Sea Mos, produksi garam batu Laga, serta produksi kelor (marungi) dan madu.

“Produk yang kami produksi telah diekspor ke negara-negara ASEAN, Australia, hingga Eropa. Semua produk tersebut diproduksi di dalam negeri,” katanya.

Dari produksi Sea Mos, perusahaan tersebut telah mempekerjakan 200 pekerja. Untuk produksi garam dan kelor di Baucau, perusahaan mempekerjakan 40 orang dan, sesuai rencana, pada Juni mendatang jumlah karyawan akan ditambah menjadi 300 orang. Sementara untuk produksi madu, perusahaan telah melibatkan 300 petani.

Di sisi lain, Direktur Galhos International, Lúcio Galhos, mengatakan investasi di Liquiça-Aipelu sejak 2023 difokuskan pada produksi unggas, produksi pakan ternak, serta rencana peningkatan produksi unggas lokal.

Dilain pihak, Pemilik Aowen Caizi, Kathleen Gonçalves, mengatakan perusahaannya berfokus pada produksi bahan bangunan, seperti blok ringan, yang diproduksi di Kaitehu, Liquisa.

“Kami sangat senang menerima sertifikat investasi ini untuk memfasilitasi rencana investasi kami ke depan. Kami berharap dalam enam bulan ke depan produk kami sudah dapat dipasarkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Reporter : Arminda Fonseca (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor    :  Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!