DILI, 11 Februari 2026 (TATOLI) – Timor-Leste menetapkan tema “Konsolidasi Pemerintahan Demokratis Berdasarkan Hukum – Tantangan bagi CPLP” untuk masa kepresidenan sementara Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP) 2026-2027, dengan menegaskan komitmen negara dalam memperkuat tata kelola demokratis dan kerja sama internasional.
Hal ini disampaikkan Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama, Bendito dos Santos Freitas, dalam presentasi terkait rencana program dan anggaran untuk Kepresidenan sementara Timor-Leste di Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP) untuk periode 2026-2027.
“Presentasi tersebut mencakup serangkaian pertemuan menteri, pertemuan teknis, inisiatif sektoral, serta kegiatan kelembagaan yang direncanakan,” demikian hasil Laporan rapat Dewan Menteri yang diakses TATOLI dari Laman resmi Pemerintah, Rabu ini.
Termasuk di dalamnya adalah peringatan ulang tahun ke-30 CPLP yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Juli mendatang, beserta kerangka kerja, lokasi, dan parameter pembiayaan kegiatan tersebut.
Berita terkait : Kudeta Guinea-Bissau : Timor-Leste siap ambil alih Kepresidenan bergilir CPLP
Setelah mempertimbangkan program dan rencana anggaran yang diajukan, Dewan Menteri memutuskan untuk menyetujui tema Kepresidenan Timor-Leste: “Konsolidasi Pemerintahan Demokratis Berdasarkan Hukum – Tantangan bagi CPLP”.
Tema ini akan menjadi pedoman bagi seluruh kegiatan dan agenda organisasi internasional berbahasa Portugis tersebut selama masa kepresidenan Timor-Leste.
Keputusan ini menegaskan komitmen Timor-Leste untuk memperkuat tata kelola demokratis, mendorong kerja sama regional, dan memperluas peran negara dalam inisiatif CPLP di tingkat global.
Diketahui sebelumnya, penetapan kepresidenan sementara Timor‑Leste di CPLP terjadi dalam konteks dinamika politik di salah satu negara anggota, yaitu Guinea‑Bissau.
Pada Desember 2025, setelah kudeta militer di Guinea‑Bissau yang menghentikan proses pemilihan umum dan mengguncang stabilitas konstitusional, negara itu disuspensi dari partisipasi dalam kegiatan CPLP.
Berita terkait : Timor – Leste siapkan agenda diplomatik di tengah Kepresidenan sementara CPLP
Keputusan tersebut diambil oleh para pemimpin negara anggota CPLP dalam konferensi luar biasa dan berdasarkan ketentuan organisasi, sehingga Timor‑Leste ditunjuk untuk sementara mengambil alih Kepresidenan Sementara CPLP (Presidência pro tempore CPLP).
Langkah ini dilakukan sambil menunggu pemulihan tatanan konstitusional di Guinea‑Bissau dan stabilisasi situasi politiknya.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




