DILI, 07 Januari 2026 (TATOLI) – Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama, Bendito dos Santos Freitas, menyampaikan kepada Dewan Menteri rancangan kegiatan yang akan dijalankan dalam kerangka Kepresidenan Timor-Leste di Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP).
“Langkah ini mengikuti keputusan Kepala Negara dan Pemerintah CPLP untuk menangguhkan partisipasi Republik Guinea-Bissau dalam semua kegiatan organisasi hingga pemulihan tatanan konstitusional, sekaligus menunjuk Timor-Leste sebagai Kepresidenan sementara CPLP,” demikian hasil Laporan rapat Dewan Menteri yang diakses TATOLI dari Laman resmi Pemerintah, Rabu ini.
Diketahui dalam konferensi luar biasa CPLP yang digelar secara virtual pada 16 Desember 2025, para Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan juga telah menyetujui resolusi tersebut.
Selama pertemuan, Menteri Bendito Freitas memaparkan agenda diplomatik Timor-Leste di bawah kepresidenan sementara, mencakup strategi kerja sama dan inisiatif regional untuk memperkuat peran negara di forum internasional.
Sementara itu, dalam rapat Dewan Menteri, Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel, turut mempresentasikan skenario dan pertimbangan strategis terkait persiapan Timor-Leste untuk ASEAN.
Dimana, Menteri Bendito Freitas mengusulkan Elisa da Silva, Direktur Jenderal Urusan ASEAN di Kementerian Luar Negeri, untuk menduduki posisi Duta Besar Timor-Leste untuk ASEAN.
Langkah ini menegaskan komitmen Timor-Leste dalam memperkuat hubungan multilateral dan memainkan peran aktif dalam komunitas internasional, baik di tingkat CPLP maupun ASEAN.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




