DILI, 11 Februari 2026 (TATOLI) — Presiden Timor-Leste dan peraih Nobel Perdamaian, José Ramos-Horta, menyampaikan ucapan selamat hangat kepada António José Seguro atas terpilihnya sebagai Presiden Republik Portugal, setelah putaran kedua pemilihan umum yang berakhir pada 8 Februari 2026.
Dalam surat resmi yang disampaikan, Presiden Ramos-Horta tertanggal 09 Februari 2026, menyoroti partisipasi warga Portugal yang tinggi dalam pemilu dan menekankan bahwa hasil ini menegaskan kembali komitmen Portugal terhadap demokrasi, kebebasan, dan supremasi hukum.
Presiden Ramos-Horta juga menekankan ikatan sejarah, budaya, dan kemanusiaan yang mendalam antara Timor-Leste dan Portugal.
Ia menyatakan keyakinan bahwa, di bawah kepemimpinan Presiden Terpilih António Seguro, Portugal akan terus memainkan peran penting di panggung internasional, baik dalam Uni Eropa, Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP), maupun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Berita terkait : Pemerintah Timor-Leste ucapkan selamat atas Presiden Portugal Terpilih António Seguro
“Dengan penuh kepuasan saya menyampaikan ucapan selamat yang hangat atas terpilihnya Anda sebagai Presiden Republik Portugal. Timor-Leste mengikuti dengan apresiasi khusus momen ini dalam kehidupan demokrasi Portugal, sebuah negara saudara yang dengannya kita berbagi ikatan sejarah, budaya, dan kemanusiaan yang mendalam,” tulis Presiden Ramos-Horta dalam suratnya.

Ia menambahkan “Saya yakin bahwa, di bawah kepemimpinan Yang Mulia, Portugal akan terus memainkan peran fundamental di Uni Eropa, Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis, dan Sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa, menegaskan dirinya baik di ruang Eropa maupun internasional”.
Selain menyampaikan ucapan selamat, Presiden Ramos-Horta menegaskan kembali komitmen Timor-Leste untuk memperdalam persahabatan, kerja sama, dan solidaritas yang erat antara kedua negara. Ia juga mendoakan agar Presiden António Seguro sukses dalam menjalankan jabatan barunya.
Dikutip dari Reuters (09/02), António José Seguro, kandidat dari Partai Sosialis moderat, memenangkan putaran kedua pemilihan presiden Portugal dengan sekitar 66 % suara, mengalahkan rival dari sayap kanan, André Ventura, yang memperoleh 34 % suara.
Dengan kemenangan ini, Seguro menjadi Presiden Portugal pertama dari kubu sosialis dalam 20 tahun terakhir, menggantikan Marcelo Rebelo de Sousa dari spektrum politik konservatif. Seguro juga mendapat dukungan dari beberapa tokoh konservatif setelah putaran pertama, karena kekhawatiran atas posisi populis dan otoriter yang ditampilkan Ventura dalam kampanyenya.
Meskipun kalah, André Ventura dan partainya Chega menunjukkan pertumbuhan signifikan dukungan, melampaui perolehan suaranya dalam pemilihan legislatif sebelumnya, menandakan pengaruh suara sayap kanan yang meningkat di politik Portugal.
Walau jabatan Presiden di Portugal umumnya bersifat seremonial, posisi ini memiliki kekuatan penting, termasuk membubarkan parlemen atau memveto undang-undang.
António José Seguro menegaskan perannya sebagai figur yang akan memupuk persatuan nasional dan mempertahankan nilai-nilai demokrasi, serta bersedia menentang perubahan undang-undang tenaga kerja yang kontroversial jika ditolak oleh serikat pekerja dan kekuatan sosial.
Pemerintah Timor-Leste berharap dapat terus bekerja sama secara erat dengan Portugal dalam semangat persahabatan, rasa hormat, dan tujuan bersama selama masa jabatan Presiden terpilih António José Seguro.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




