Top

Tahun 2025  : Pergerakan kendaraan di Batugade dan Salele capai 25.909 unit

Perbatasan Batugadé. Foto Dokumen TATOLI/António Daciparu

DILI, 20 Januari 2026 (TATOLI) — Direktorat Nasional Transportasi Darat (DNTT) mencatat jumlah kendaraan yang masuk dan keluar melalui titik perbatasan Batugade, Kotamadya Bobonaro, dan Salele, Kotamadya Covalima, sepanjang tahun 2025 mencapai 25.909 unit.

Kepala Departemen Sekretariat Dukungan Teknis Administrasi DNTT, Nelson Sequeira, menjelaskan bahwa dari total tersebut, sebanyak 13.981 kendaraan tercatat masuk melalui perbatasan Batugade, sementara 11.827 kendaraan keluar. Adapun di perbatasan Salele, tercatat 101 kendaraan masuk selama periode yang sama.

Menurut Nelson, data tersebut dihimpun setelah DNTT bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam membangun sistem Asycuda World pada Juni 2025. Sistem ini diterapkan untuk mempermudah pengawasan kendaraan, khususnya yang membawa barang ke Timor-Leste, serta penerapan dua jenis pajak.

“Ketika DNTT bekerja sama dengan Bea Cukai untuk membangun sistem Asycuda, hal ini sangat membantu kami karena lebih mudah mengontrol kendaraan yang masuk ke Timor-Leste. Semua kendaraan harus melalui sistem, sehingga jika kendaraan tidak datang, kami dapat mengetahui di mana kendaraan tersebut berada,” kata Nelson Sequeira pada TATOLI, Selasa ini.

Ia menambahkan, data pergerakan kendaraan dari wilayah Oe-Cusse belum sepenuhnya tercatat dalam sistem Asycuda. Namun, hal tersebut bukan karena sistem belum dibangun, melainkan masih dalam tahap penerapan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, Bea Cukai telah memberikan pelatihan kepada petugas agar penggunaan sistem Asycuda dapat diterapkan di perbatasan Oe-Cusse.

Nelson juga mengungkapkan bahwa pergerakan kendaraan di perbatasan, terutama kendaraan yang keluar dari Timor-Leste, cenderung meningkat setiap tahun. Peningkatan signifikan biasanya terjadi pada bulan Desember, seiring banyaknya warga Timor-Leste yang menyeberang ke Indonesia.

“Dari pergerakan kendaraan yang keluar dari Timor-Leste ke Indonesia, pendapatan yang terkumpul mencapai $76.400 dari Januari hingga Desember 2025. Sementara itu, pendapatan dari kendaraan yang masuk ke Timor-Leste sejak Juni hingga Desember 2025 mencapai $198.195,” ujarnya.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!