DILI, 15 Januari 2026 (TATOLI) — Timor-Leste pada tahun 2025 menerima remitansi sebesar lebih dari 15 juta dolar AS dari para pekerja migran Timor-Leste yang bekerja di Australia dan Korea Selatan (Korsel) melalui program Sekretariat Negara untuk Pelatihan Kejuruan dan Professional (SEFOPE).
Direktur Nasional Ketenagakerjaan Luar Negeri SEFOPE, João Correia Pereira, mengatakan bahwa manfaat bekerja di luar negeri tidak hanya dirasakan langsung oleh para pekerja dan keluarganya, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional melalui remitansi yang dikirim setiap tahun.
“Pada tahun 2025, para pekerja kita yang bekerja di Korea Selatan dan Australia mengirimkan uang sebesar $15.275.013,64 dolar AS. Sementara itu, total remitansi yang diterima sejak tahun 2018 hingga 2025 telah mencapai 101.483.112,54 dolar AS,” ujar João Correia Pereira pada TATOLI dari kantornya di City8, Manleuana, Dili.
Berita terkait : Remitansi dari pekerja Timor-Leste di Australia – Korsel capai $40 juta di 2024
Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025 tercatat sebanyak 4.840 pekerja Timor-Leste mengirimkan remitansi dari Australia, sementara 791 pekerja berasal dari Korea Selatan.
Selain itu, Pemerintah Timor-Leste juga mulai memperluas penempatan tenaga kerja ke Jepang. Pada tahun 2025, sebanyak 64 pekerja dikirim untuk bekerja di negara tersebut, dengan tiga orang telah kembali ke Timor-Leste dan saat ini masih terdapat 61 pekerja yang aktif bekerja di Jepang.
Sebelumnya, pada 21 Maret 2025, Bank Sentral Timor-Leste (BCTL) merilis data yang mencatat bahwa pekerja Timor-Leste di berbagai negara, termasuk Korea Selatan, Australia, Irlandia, Inggris Raya, dan negara lainnya, telah mengirimkan remitansi sebesar 244,8 juta dolar AS sepanjang tahun 2024.
“Remitansi dari saudara-saudara kita yang bekerja di luar negeri berjumlah $244,8 juta dolar AS. Angka ini mewakili 14,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), dan ini merupakan kontribusi yang sangat besar,” kata Gubernur BCTL, Helder Lopes, saat peluncuran Laporan Pembangunan Ekonomi Timor-Leste 2024 di Gedung Kementerian Keuangan, Aitarak-laran, Dili.
Berita terkait : BCTL catat remitansi WNTL tahun 2024 capai $244,8 juta, UK yang tertinggi
Menurut data BCTL (Bank Sentral Timor-Leste), remitansi terbesar pada tahun 2024 berasal dari Inggris Raya sebesar 100 juta dolar AS, disusul Australia 61 juta dolar AS, Korea Selatan 44,8 juta dolar AS, serta 39 juta dolar AS dari negara-negara lainnya.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




