DILI 10 Juni 2026 (TATOLI) – Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Britania Raya dalam mendukung ASEAN serta kontribusinya dalam mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Asia Tenggara.
Pernyataan tersebut disampaikan PM Xanana saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Negara untuk Indo-Pasifik Britania Raya, Seema Malhotra, di Hotel Meliã Hanoi, Vietnam, Selasa (09/06).
Dalam pertemuan itu, Xanana menegaskan bahwa Timor-Leste sangat menghargai hubungan persahabatan dan kerja sama yang terjalin dengan Britania Raya serta meyakini kedua negara memiliki peluang besar untuk terus memperkuat kemitraan di berbagai bidang.
“Saya senang dapat bertemu dengan Anda di Hanoi. Timor-Leste menghargai hubungannya dengan Britania Raya dan percaya bahwa kita dapat terus memperkuat kerja sama. Kami mengapresiasi keterlibatan Britania Raya dengan ASEAN dan komitmennya untuk mendukung perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di Asia Tenggara,” ujar PM Xanana.
Berdasarkan siaran pers resmi Pemerintah yang diakses, disebutkan Perdana Menteri menilai keanggotaan penuh Timor-Leste di ASEAN merupakan pencapaian bersejarah yang mencerminkan aspirasi nasional yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun. Sebagai anggota terbaru ASEAN, Timor-Leste berkomitmen menjadi mitra yang konstruktif, bertanggung jawab, dan aktif dalam mendukung agenda-agenda regional.
Menurut Xanana, Timor-Leste ingin memberikan kontribusi nyata bagi upaya ASEAN dalam memperkuat perdamaian, mendorong dialog, meningkatkan kerja sama ekonomi, dan mewujudkan pembangunan yang inklusif bagi seluruh masyarakat kawasan.
Ia juga mengakui bahwa partisipasi efektif dalam ASEAN memerlukan kapasitas kelembagaan yang kuat, pengalaman, dan dukungan dari berbagai mitra pembangunan. Karena itu, Pemerintah Timor-Leste terus menjalin kerja sama dengan negara-negara sahabat untuk mempercepat proses integrasi regional.
Dalam kesempatan tersebut, PM Xanana mengungkapkan bahwa Timor-Leste saat ini tengah mempersiapkan diri untuk mengemban berbagai tanggung jawab di ASEAN pada masa mendatang, termasuk rencana menjadi Ketua ASEAN pada tahun 2029.
Selain membahas isu regional, kedua pihak turut mendiskusikan peluang kerja sama di bidang teknologi digital. Kepala Pemerintah itu menyambut baik kesiapan Britania Raya untuk mendukung pengembangan ekosistem kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Timor-Leste, termasuk dalam penyusunan kerangka tata kelola dan regulasi yang relevan.
Menurutnya, dukungan tersebut akan membantu Timor-Leste memanfaatkan teknologi digital secara aman dan bertanggung jawab guna mendukung pembangunan ekonomi dan sosial.
Pada kesempatan yang sama, Xanana juga menyampaikan terima kasih kepada Britania Raya atas kontribusi komunitas warga Timor-Leste yang tinggal dan bekerja di Britania Raya dan Irlandia Utara. Ia menilai komunitas tersebut menjadi jembatan penting yang mempererat hubungan persahabatan kedua negara sekaligus memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional melalui remitansi dan pertukaran pengalaman.
Pertemuan bilateral tersebut turut dihadiri Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Timor-Leste, Bendito dos Santos Freitas, Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Maria da Costa Rangel, serta Kepala Kantor Perdana Menteri, Elizabeth Exposto.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




