iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Presiden Vladimir Putin sambut Timor-Leste sebagai anggota ASEAN ke-11 dalam KTT Rusia-ASEAN 2026

Presiden Vladimir Putin sambut Timor-Leste sebagai anggota ASEAN ke-11 dalam KTT Rusia-ASEAN 2026

Presiden Rusia, Vladimir Putin memimpin pertemuan forum KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) Rusia-ASEAN 2026, yang diadakan di Pusat Pameran Internasional Kazan, Rusia. Foto GPM

DILI, 18 Juni 2026 (TATOLI) – Presiden Rusia, Vladimir Putin menyambut Timor-Leste sebagai negara anggota ASEAN ke-11 dalam pembukaan dan sesi pleno pada hari pertama forum KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) Rusia-ASEAN 2026, yang diadakan di Pusat Pameran Internasional Kazan.

Pada pembukaan dan sesi pleno pertama KTT tersebut, Vladimir Putin  menegaskan kembali bahwa Rusia menghargai hubungan dengan ASEAN dan siap untuk memperkuat kerja sama dengan semua negara anggota organisasi regional tersebut.

“Rusia menghargai hubungan dengan ASEAN dan semua anggotanya. Rusia siap bekerja sama dengan semua mitra ASEAN,” kata Vladimir Putin  dalam pidatonya, berdasarkan siaran pers dari Pemerintah yang diakses Tatoli.

Presiden Rusia itu juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Rusia dan negara-negara ASEAN.

Menurutnya, KTT ini akan membuka peluang baru untuk meningkatkan perdagangan, investasi, dan kerja sama industri yang akan menguntungkan semua pihak.

Vladimir Putin  menekankan pentingnya memperkuat hubungan antar komunitas bisnis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di kawasan tersebut.

Di bidang politik internasional, Vladimir Putin  menekankan perlunya membangun “tatanan dunia multipolar” yang adil dan demokratis, berdasarkan prinsip-prinsip hukum internasional dan Piagam PBB, dengan menghormati kedaulatan bangsa-bangsa dan tidak didominasi oleh satu kekuatan besar.

Foto bersama disela-sela pertemuan forum KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) Rusia-ASEAN 2026, yang diadakan di Pusat Pameran Internasional Kazan, Rusia. Foto GPM

Mengenai hubungan ASEAN-Rusia, Vladimir Putin  mengatakan bahwa selama lebih dari 35 tahun hubungan tersebut telah berkembang dari dialog politik menjadi kerja sama di berbagai bidang, dan sekarang perlu untuk meningkatkan kemitraan strategis ini untuk menanggapi tantangan dan peluang baru di dunia global.

Dalam aspek keamanan dan stabilitas regional, pemimpin Rusia itu menegaskan kembali dukungannya terhadap dialog, penghormatan terhadap kedaulatan negara, dan prinsip tidak campur tangan dalam urusan dalam negeri negara lain, untuk memastikan stabilitas dan perdamaian di kawasan Asia-Pasifik.

Diskusi di KTT tersebut juga mencakup bidang-bidang strategis seperti energi, ketahanan pangan, ekonomi digital, kecerdasan buatan (AI), transportasi, logistik, dan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang dianggap sebagai prioritas untuk kerja sama masa depan antara ASEAN dan Rusia.

Sebagai anggota baru ASEAN, Timor-Leste dapat menggunakan forum ini untuk memperluas hubungan diplomatik dengan Rusia dan mencari peluang investasi di bidang infrastruktur, pertanian, dan energi.

Partisipasi dalam KTT ini juga merupakan kesempatan untuk belajar dari pengalaman ASEAN dan Rusia tentang integrasi regional, kerja sama pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Pada KTT tersebut, para pemimpin juga membahas deklarasi bersama dengan rencana aksi baru untuk memandu kerja sama ASEAN-Rusia untuk tahun-tahun mendatang.

Para pemimpin dari Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor-Leste, dan Vietnam turut serta dalam pembukaan dan sesi pleno pertama KTT Rusia-ASEAN 2026.

Delegasi Timor-Leste dipimpin oleh Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão, didampingi oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Francisco Kalbuadi Lay, Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama, Bendito dos Santos Freitas, Wakil Menteri Urusan  ASEAN, Milena da Costa Rangel, dan pejabat pemerintah lainnya.

TATOLI

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!