iklan

POLITIK, HEADLINE

Presiden Ramos-Horta: “transisi generasi sejak 2002”

Presiden Ramos-Horta: “transisi generasi sejak 2002”

Presiden Republik, José Ramos-Horta sedang diwawancara oleh Sekretaris Negara untuk Komunikasi Sosial, Expedito Dias Ximenes dalam program Meet The Press, di Istana Kepresidenan, Bairro Pité, Rabu (26/11/2025). Foto/Media PR

DILI, 26 November 2025 (TATOLI) – Presiden Republik, José Ramos-Horta mengatakan bahwa, transisi generasi untuk mengambil alih negara sejak tahun 2002 hingga saat ini.

Oleh karena itu, Kepala Negara meminta generasi muda untuk tidak perlu melakukan transisi generasi dan meminta generasi baru untuk mempersiapkan kapasitas bersaing dalam pemilu karena negara ini bukan monarki, melainkan demokrasi.

“Kita semua berpikir ini adalah transisi generasi, tetapi kita semua lupa, sejak Parlemen 2002 semua anggota Parlemen adalah generasi muda, kita Generasi 1975 sudah tidak ada, jadi transisi generasi telah dimulai,” kata Presiden Ramos-Horta dalam program Meet The Press yang diselenggarakan oleh Sekretaris Negara untuk Komunikasi Sosial (SEKOMS), di Istana Kepresidenan, Bairro Pité, Rabu ini.

Berita terkait : Kepresidenan Republik gelar seminar nasional dorong refleksi kolektif peran kaum muda

Ia mengatakan, sebagian besar generasi 1974-1975 telah gugur dalam perang dan hanya sedikit yang selamat.

“Pada masa pemerintahan pertama, generasi lama kita adalah Perdana Menteri, Mari Alkatiri, saya,  Menteri Luar Negeri, Roque Rodrigues dan Rogério Lobato, kita tidak banyak, yang lainnya adalah generasi baru, ini menunjukkan kepada kita bahwa transisi generasi sedang berlangsung,” ujarnya.

Ditambahkannya, sejak masa Pemerintahan AMP 2007 hingga 2025, sebagian besar generasi muda menduduki posisi di Parlemen dan Pemerintahan.

Oleh karena itu, Ia meminta generasi muda untuk mempersiapkan diri, mempersiapkan kapasitas kepemimpinan. Timor-Leste adalah negara demokrasi, segalanya bersaing dengan demokrasi.

“Masalah besarnya, hingga saat ini, belum ada pemimpin generasi muda yang mampu memikat imajinasi nasional. Ada beberapa pemimpin seperti Fernando La Sama, yang dalam pemilu mendatang partainya memiliki banyak kursi, ini menunjukkan kapasitas dan kepercayaan diri, serta teknik.

Reporter     : Mirandolina Barros Soares

Editor          : Julia Chatarina

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!