iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Presiden Ramos-Horta soroti kemajuan TL menuju keanggotaan penuh ASEAN

Presiden Ramos-Horta soroti kemajuan TL menuju keanggotaan penuh ASEAN

Presiden Republik, Jose Ramos-Horta, sedang menyampaikan Pidato penting di Markas Besar ASEAN di Jakarta, Indonesia, Jumat (01/08). Foto Media Kepresidenan

DILI, 01 Agustus 2025 (TATOLI) –  Presiden Republik, Jose Ramos-Horta, menyoroti kemajuan Timor-Leste menuju keanggotaan penuh ASEAN dalam Pidato pentingnya yang disampaikan di Markas Besar ASEAN di Jakarta, Indonesia, Jumat (01/08).

Kunjungan Kepala Negara Timor-Leste ke Markas Besar ASEAN di Jakarta, ini menandai langkah penting dalam perjalanan aksesi Timor-Leste menuju keanggotaan penuh ASEAN.

Dalam kunjungan ke Markas Besar ASEAN di Jakarta, Presiden Republik, Jose Ramos-Horta,  disambut secara resmi oleh Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn.

Dimana dalam laman resmi Kepresidenan Republik Timor-Leste menyebutkan, agenda tersebut mencakup pertemuan tingkat tinggi dengan Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn, Komite Perwakilan Tetap untuk ASEAN (CPR), dan Duta Besar Timor-Leste untuk ASEAN, Natércia Cipriana Coelho da Silva.

Dalam pidatonya dihadapan para diplomat, pemimpin bisnis, dan akademisi terkemuka, Presiden Ramos-Horta memberikan informasi terkini tentang perkembangan domestik yang positif di Timor-Leste dan menguraikan kemajuan yang dicapai dalam peta jalan keanggotaannya.

Sebelum pidato, Presiden Ramos-Horta telah menekankan bahwa tujuannya adalah untuk berbagi “informasi positif” dan memperkuat ikatan regional yang kuat. Ia juga menegaskan kembali hubungan bilateral yang vital dengan Indonesia, dan menyebutnya sebagai prioritas utama mengingat sejarah dan geografi yang sama.

Ia menambahkan bahwa negosiasi yang sedang berlangsung untuk menyelesaikan segmen perbatasan darat dan laut yang tersisa tetap krusial bagi kemitraan, yang juga mencakup kerja sama ekonomi dan keamanan.

Kunjungan dan pidato tersebut menggarisbawahi komitmen teguh Timor-Leste untuk memenuhi persyaratan untuk menjadi anggota ke-11 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Selain itu dalam laman resmi ASEAN yang dikutip Tatoli, Presiden  Ramos-Horta, dalam pidatonya menyoroti komitmen penuh dan dukungan Timor-Leste terhadap pekerjaan ASEAN, termasuk visinya untuk persatuan, perdamaian, dan kesejahteraan regional.

Selain itu, Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn, menyampaikan sambutan pembukaan sebelum Pidato Politik Presiden Ramos-Horta dengan memuji kepemimpinan Yang Mulia José Ramos-Horta dalam memperkuat ikatan antara Negara-negara Anggota ASEAN dan Timor-Leste seiring ASEAN memulai implementasi ASEAN 2045 : “Visi Bersama Kita”.

Sekretaris Jenderal Dr. Kao menekankan pentingnya kunjungan tingkat tinggi para Pemimpin dalam membentuk wacana regional dan memperdalam keterlibatan dengan korps diplomatik, entitas ASEAN, akademisi, lembaga pemikir, dan komunitas bisnis, yang membuka jalan bagi perluasan narasi ASEAN di kawasan dan sekitarnya.

Perlu diketahui, pada 26 Mei 2025 Perdana Menteri Malaysia, YAB Dato’ Seri Anwar Ibrahim, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur, Malaysia, secara resmi menyatakan bahwa Timor-Leste akan menjadi anggota penuh ASEAN pada KTT ke-47 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025, di Kuala Lumpur.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Timor-Leste (MNEC), menyebutkan  Perdana Menteri Anwar menyampaikan apresiasi mendalam dan penghargaan tinggi kepada semua pihak, baik dari dalam ASEAN maupun mitra eksternal yang telah berkontribusi secara konsisten dalam mendukung proses aksesi Timor-Leste menuju keanggotaan penuh.

Keputusan tersebut juga menandai tonggak penting dalam sejarah ASEAN sebagai organisasi regional yang terus berkembang menuju integrasi lebih dalam dan inklusif.

ASEAN merupakan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara yang dibentuk pada 08 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Negara-negara pendiri ASEAN adalah Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, dan Singapura.

ASEAN kini beranggotakan 10 negara yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, Kamboja, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Brunei Darrusalam.

Sementara, ASEAN telah mengakui Timor-Leste sebagai anggotanya yang ke-11. Status Timor-Leste sebagai pengamat (Observer). Keputusan itu disampaikan melalui pernyataan resmi yang dikeluarkan setelah pertemuan para pemimpin ASEAN di Kamboja pada jumat (11/11/2022).

TATOLI

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!