iklan

HEADLINE, KEAMANAN

KBRI Dili apresiasi langkah Timor-Leste berantas jaringan online scam

KBRI Dili apresiasi langkah Timor-Leste berantas jaringan online scam

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili. Foto TATOLI/Francisco Sony

DILI, 20 Juli 2026 TATOLI – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Timor-Leste atas langkah cepat aparat keamanan dan penegak hukum dalam memberantas jaringan online scam yang belakangan beroperasi di negara tersebut.

Dalam siaran pers yang diterima TATOLI, Senin, KBRI Dili menyatakan operasi yang dilakukan Pemerintah Timor-Leste mencerminkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan nasional sekaligus memperkuat kerja sama pemberantasan kejahatan lintas negara di kawasan ASEAN.

KBRI secara khusus mengapresiasi kinerja Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL), Scientific Crime Investigation Polisi (PCIC), serta aparat penegak hukum lainnya yang sejak akhir Juni hingga pertengahan Juli 2026 telah melaksanakan serangkaian operasi terhadap dugaan jaringan online scam.

Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengungkap sejumlah lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas online scam dan mengamankan ratusan warga negara asing, termasuk sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut.

Berita terkait : PM Xanana : Penguatan intelijen jadi kunci berantas maraknya online scam

KBRI Dili mengatakan pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan otoritas Timor-Leste untuk memperoleh informasi mengenai WNI yang diamankan, sekaligus memastikan terpenuhinya hak-hak kekonsuleran mereka sesuai ketentuan Konvensi Wina tentang Hubungan Konsuler Tahun 1963.

“KBRI juga telah memastikan hak-hak mereka secara hukum diberikan, siap melakukan pendampingan kekonsuleran, serta siap memfasilitasi kerja sama antara aparat penegak hukum Timor-Leste dan Indonesia dalam proses investigasi yang tengah dilakukan, tanpa mengintervensi proses hukum yang sedang berlangsung,” demikian bunyi siaran pers tersebut.

Pemerintah Indonesia juga menegaskan dukungannya terhadap upaya pemberantasan kejahatan lintas negara, termasuk online scam, perjudian daring, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), kejahatan finansial, dan berbagai bentuk kejahatan siber lainnya.

Menurut KBRI, Pemerintah Republik Indonesia tidak memberikan toleransi terhadap keterlibatan WNI dalam aktivitas kriminal di luar negeri dan sepenuhnya menghormati proses penegakan hukum yang dilakukan Pemerintah Timor-Leste sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

KBRI Dili menambahkan pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Timor-Leste dan instansi terkait di Indonesia guna mendukung upaya bersama dalam memberantas kejahatan lintas negara, khususnya di kawasan ASEAN.

Selain itu, koordinasi tersebut juga bertujuan memastikan pelindungan dan pemenuhan hak-hak WNI selama menjalani proses hukum di Timor-Leste.

Sebelumnya, aparat Timor-Leste dalam beberapa pekan terakhir menggelar serangkaian operasi di sejumlah lokasi di Dili dan wilayah lainnya yang diduga menjadi pusat aktivitas online scam. Operasi tersebut menghasilkan penangkapan ratusan warga negara asing yang kini tengah menjalani proses hukum sesuai peraturan perundang-undangan Timor-Leste.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!