iklan

HEADLINE, OLAHRAGA

Sejarah Pertandingan CPLP : Ajang olahraga negara-negara Lusophone

Sejarah Pertandingan CPLP : Ajang olahraga negara-negara Lusophone

Logo resmi Pertandingan CPLP. Foto Jogos Desportivos da CPLP Timor-Leste

DILI, 16 Juli 2025 (TATOLI) — Pesta Olahraga Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP) atau lebih dikenal dengan bahas portugis “Jogos Desportivos dos Países de Língua Portuguesa” merupakan ajang  olahraga terpopuler di negara-negara Lusophone.

Dikutip dari Portal resmi CPLP, menyebutkan Pesta Olahraga CPLP itu didirikan pada tahun 1990 berdasarkan Perjanjian Kerja Sama Multilateral (Pasal 10, No. 2) untuk Olahraga di komunitas CPLP tersebut.

Kejuaraan yang didirikan pada tahun 1990 melalui Perjanjian Kerja Sama Multilateral itu ditandatangani di Lisbon oleh negara-negara seperti Angola, Cabo Verde, Guinea-Bissau, Mozambik, Portugal, dan São Tomé dan Príncipe. Saat itu, Brasil hanya berpartisipasi sebagai pengamat.

Dimana, inisiatif tersebut bertujuan untuk memastikan interaksi olahraga antar berbagai bangsa dan memperkuat komunitas berbahasa Portugis.

Sejarah Pertandingan CPLP

Perayaan Pesta Olahraga CPLP didirikan pada tahun 1990 berdasarkan Perjanjian Kerja Sama Multilateral CPLP untuk Olahraga.

Pertandingan CPLP berdiri karena menyadari olahraga sebagai faktor budaya yang tak terpisahkan bagi pengembangan manusia seutuhnya dan, akibatnya, bagi pengembangan masyarakat, maka munculnya Pesta Olahraga CPLP menjadi instrumen kerja sama yang penting.

Foto spesial

Mengakui olahraga sebagai faktor budaya yang tak terpisahkan bagi perkembangan manusia seutuhnya dan, akibatnya, bagi perkembangan masyarakat, kemunculan Pertandingan CPLP mewujudkan salah satu instrumen utama kerja sama dalam komunitas berbahasa Portugis.

Daftar negara-negara yang menyelenggarakan Pertandingan CPLP  dari edisi pertama hingga yang terbaru :

  1. Portugal pada September 1992. Negara Portugal menjadi tuan rumah ke –  I Pesta Olahraga CPLP, pada bulan September 1992. Dimana, sekitar 500 anak muda dari baik putra maupun putri berusia 15 hingga 16 tahun, dari Angola, Cabo Verde, Guinea-Bissau, Mozambik, Portugal, dan São Tomé dan Príncipe berpartisipasi.
  1. Guinea – Bissau pada 1995. Negara Guinea – Bissau menjadi tuan rumah ke – II pada tahun 1995, Pesta Olahraga CPLP ke – II diselenggarakan di kota Bissau, dengan partisipasi 300 kaum muda dari Angola, Cabo Verde, Guinea-Bissau, Mozambik, dan São Tomé dan Príncipe.
  1. Mozambik pada September 1997. Negara Mozambik mengajukan permohonan untuk menjadi tuan rumah Pesta Olahraga CPLP ke – III yang digelar di kota Maputo pada tanggal 13 hingga 18 September 1997. Sebanyak 500 peserta dari seluruh negara berbahasa Portugis berkompetisi di bidang atletik, bola basket, sepak bola, dan tenis.
  1. Cabo – Verde pada Juli 2002. Negara Cabo-Verde menjadi tuan rumah Pertandingan CPLP ke – IV,  pada Juli  2002, dimana sebanyak 470 peserta kaum muda dari seluruh negara anggota, kecuali Brasil yang tidak berpartisipasi. Cabang olahraga yang dipilih kali ini adalah handball, bola basket, dan voli pantai.
  1. Angola pada 12 – 18 Agustus 2005. Negara Angola jadi tuan rumah penyelenggara Pertandingan CPLP ke – V pada tanggal 12 hingga 18 Agustus 2005 yang diselenggarakan di kota Luanda, ibu kota Republik Angola. Jumlah atlet yang akan berpartisipasi diperkirakan mencapai rekor, sekitar tujuh ratus atlet dari putra dan putri yang berusia 16 tahun.  Cabang olahraga yang akan dipertandingkan antara lain handball, bola basket, sepak bola, tenis, dan voli pantai. Dimana dalam pertandingan itu, para peserta mendapat cinderamata, hadiah dan penghargaan seperti piala, medali emas, perak, perunggu, dan diploma partisipasi.
  1. Brasil pada 26 Juli – 01 Agustus 2008. Negara Brasil menjadi tuan rumah penyelenggara Pertandingan  CPLP ke – VI yang diadakan di kota Rio de Janeiro, Republik Federal Brasil.
  1. Mozambik pada 29 Juli – 07 Agustus 2010. Negara Mozambik menjadi tuan rumah penyelenggara Pertandingan CPLP ke – VII di ibu kota Mozambik, Maputo, pada tanggal 29 Juli hingga 07 Agustus 2010. Dalam edisi tersebut, cabang olahraga yang dipertandingkan adalah Handball, Atletik, Bola Basket, Sepak Bola, Tenis, dan Voli Pantai.
  1. Portugal pada 07 – 15 Juli Negara Portugal, khususnya kota Mafra, menjadi tuan rumah Pesta Olahraga CPLP ke- VIII, yang diselenggarakan pada  tanggal 07 0 15 Juli. Cabang olahraga yang dipertandingkan adalah, Handball, Atletik, Bola Basket, Sepak Bola, Tenis, dan Voli Pantai.
  1. Angola pada 26 Juli – 02 Agustus 2014. Negara Angola menjadi tuan rumah penyelenggara Pertandingan CPLP ke – IX pada  tanggal 26 Juli hingga 02 Agustus. Dalam pertandingan itu cabang olahraga yang dipertandingkan adalah Handball, Atletik, Bola Basket, Atletik Kursi Roda, Sepak Bola, Tenis, dan Voli Pantai. Sementara,  Renang, Judo, dan Tenis Meja merupakan cabang olahraga baru dalam program kompetisi yang dipertandingkan.
  1. Cabo-Verde pada 17 – 24 Juli 2016. Negara Cabo-Verde menjadi tuan penyelenggara Pertandingan CPLP ke – X pada tanggal 17 hingga 24 Juli. Cabang olahraga yang dipilih adalah Handball, Atletik, Atletik untuk Penyandang Disabilitas, Bola Basket, Sepak Bola, Renang, Taekwondo, dan Voli Pantai. Tahun 2016 juga menandai masuknya Guinea Khatulistiwa, sehingga menambah jumlah negara yang berpartisipasi dalam Pertandingan CPLP pada 2016 menjadi enam negara.
  1. São Tomé dan Príncipe pada 21 – 28 Juli 2018. Negara São Tomé dan Príncipe menjadi tuan rumah Pertandingan CPLP  ke-XI, yang diselenggarakan pada  tanggal 21 hingga 28 Juli. Cabang olahraga resmi yang dipertandingkan adalah atletik, atletik untuk kaum penyandang disabilitas, bola basket 3×3, sepak bola, taekwondo, dan voli pantai.
  1. Timor – Leste pada 17 – 27 Juli 2025. Negara Timor-Leste menjadi tuan rumah penyelenggara Pertandingan CPLP ke – XII. Cabang olahraga yang dipertandingkan adalah atletik, bola basket 3×3, sepak bola, taekwondo, voli pantai, Catur, Karate, dan tenis lantai.

2025, Timor-Leste tuan rumah Pertandingan CPLP

Bendera Timor-Leste. Foto Tatoli

Timor – Leste, secara resmi bernama Republik Demoktratik Timor-Leste (RDTL), adalah sebuah negara pulau di Asia Tenggara yang merestorasikan kemerdekaan pada Mei 2002. Sebelumnya, Timor – Leste merupakan bagian dari wilayah Indonesia sebagai provinsi Timor – Timur.

Negara ini berbatasan darat dengan Indonesia di sebelah barat dan berbatasan laut dengan Australia di selatan. Ibukotanya adalah Dili, yang juga merupakan kota terbesar di Timor – Leste.

Berikut adalah beberapa poin profil singkat tentang Timor – Leste :

  • Nama Resmi: Republik Demokratik Timor-Leste
  • Ibukota: Dili
  • Bahasa Resmi : Tetum dan Portugis
  • Bahasa Sehari-hari: Tetum, Portugis, dan Indonesia
  • Mata Uang : Dolar AS
  • Sistem Pemerintahan: Republik Semi – Presidensil

Dikutip dari laman XII Jogos Desportivos da CPLP Timor-Leste Dili, menyebutkan ibu kota Timor-Leste, terkenal karena kekayaan warisan budaya dan keindahan alamnya. Arsip dan Museum Perlawanan Timor-Leste (AMRT – Arquivo e Museu da Resistência Timorense) yang merupakan salah satu ruang paling ikoniknya, yang melestarikan sejarah perjuangan kemerdekaan.

Foto spesial

Kota Dili ini juga menawarkan pantai-pantai, seperti di Areia Branca (Pasir Putih), Cristo Rei, dan pantai area João Paulo II, yang ideal untuk bersantai. Selain itu, selama Pertandingan CPLP ke – XII, Pusat Konvensi Dili (CCD – Centro de Convenções de Díli) akan menyelenggarakan Pameran Kerajinan Tangan dan Kuliner, yang mempromosikan budaya, cita rasa, dan produk lokal negara.

Pada tahun 2025 ini Timor-Leste mendapat kehormatan menjadi tuan rumah, untuk pertama kalinya, menyelenggarakan Pesta Olahraga CPLP ke – XII, yang akan berlangsung dari 17 hingga 27 Juli 2025, di kota Dili.

Ajang multi-olahraga ini akan mempertemukan sekitar 511 atlet dari tujuh Negara Anggota CPLP, yang mempromosikan nilai-nilai solidaritas, kerja sama, kepemudaan, dan keberagaman budaya di dunia berbahasa Portugis.

Kompetisi akan diselenggarakan di delapan cabang olahraga (atletik, bola basket 3×3, sepak bola, taekwondo, voli pantai, Catur, Karate, dan tenis lantai), disertai dengan kegiatan budaya dan sosial yang mencerminkan identitas Timor-Leste.

Partisipasi atlet dan delegasi dalam Pesta Olahraga CPLP ke – XII 2025  di Timor – Leste yaitu :

  1. Angola (105 orang)
  1. Cabo – Verde (87 orang)
  1. Guinea – Bissau (33 orang)
  1. Mozambik (40 orang)
  1. Portugal (106 orang)
  1. São Tomé dan Principe (35 orang)
  1. Timor – Leste (105 orang)
  1. Brasil (Tidak berpartisipasi)
  1. Guinea Khatulistiwa (Tidak berpartisipasi)

Piala Resmi – Simbol Budaya dan Kebanggaan Nasional

Piala dan medali yang dipersiapkan untuk Pertandingan CPLP. Foto Jogos Desportivos da CPLP Timor-Leste

Terinspirasi dari Babadok (Gendang bahu), yang umumnya dimainkan oleh kaum perempuan Timor – Leste dalam tarian “Tebedai”, yang menginspirasi Timor-Leste merancang piala-piala untuk Pertandingan CPLP.

Jadi, piala-piala untuk Pertandingan CPLP ke – XII merupakan kekuatan, identitas, dan warisan budaya Timor-Leste. Lebih dari sekadar hadiah, piala-piala ini mewakili ritme persatuan, dan rasa hormat terhadap tradisi leluhur Timor-Leste.

Tujuan Pesta Olahraga CPLP ke – XII 2025 di Timor-Leste yaitu :

  • Mempromosikan realitas Timor-Leste dan potensinya
  • Mempromosikan olahraga sebagai produk wisata
  • Memperkuat integrasi Timor-Leste ke dalam CPLP

Pesta olahraga CPLP akan dimulai pada 17 Juli. Dimana, pada tanggal 17 – 18 Juli 2025  dimulainya persiapan dari delegasi negara anggota CPLP dengan melakukan persiapan teknis. Sementara, acara pembukaan resmi Pertandingan CPLP dilaksanakan pada 19 Juli 2025, di Stadion Dili, dan dilanjutkan dengan Pertandingan sepakbola antara tuan rumah Timor-Leste melawan Portugal. Ajang pertandingan olahraga itu akan berakhir pada 26 Juli 2025.

TATOLI

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!