DILI, 26 Mei 2025 (TATOLI)— Dalam pengumuman bersejarah pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur, Perdana Menteri Malaysia, YAB Dato’ Seri Anwar Ibrahim, secara resmi menyatakan bahwa Timor-Leste akan menjadi anggota penuh ASEAN pada KTT ke-47 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025, di Kuala Lumpur.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Timor-Leste (MNEC), menyebutkan Perdana Menteri Anwar menyampaikan apresiasi mendalam dan penghargaan tinggi kepada semua pihak, baik dari dalam ASEAN maupun mitra eksternal yang telah berkontribusi secara konsisten dalam mendukung proses aksesi Timor-Leste menuju keanggotaan penuh.
Ia memuji semangat kerja sama dan dedikasi yang ditunjukkan oleh negara-negara anggota serta mitra ASEAN, yang disebutnya mencerminkan komitmen kuat terhadap solidaritas dan inklusivitas kawasan.
“Ini adalah momen bersejarah, bukan hanya bagi Timor-Leste, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar ASEAN. Perjalanan Timor-Leste menuju keanggotaan penuh mencerminkan visi kolektif kita untuk ASEAN yang bersatu, kohesif, dan berpandangan ke depan,” ujar Perdana Menteri Anwar dalam pidatonya.
Berita terkait : Pererat hubungan, Kamboja siap bantu Timor-Leste raih kursi ASEAN
Dengan pengumuman ini, Timor-Leste akan segera menyelesaikan fase terakhir dari peta jalan keanggotaannya yang telah disusun dan disepakati sejak memperoleh status pengamat pada tahun 2022.
Keputusan ini juga menandai tonggak penting dalam sejarah ASEAN sebagai organisasi regional yang terus berkembang menuju integrasi lebih dalam dan inklusif.
Dikutip dari BERNAMA (26/05), Malaysia dan Laos telah menegaskan kembali dukungan mereka terhadap keanggotaan penuh Timor-Leste di ASEAN dan menyerukan upaya yang lebih giat dan inklusif untuk mengatasi krisis berkepanjangan di Myanmar.
Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim mengatakan kedua negara sepakat bahwa waktunya telah tiba untuk menyelesaikan proses masuknya Timor-Leste ke ASEAN.
“Kami juga membahas masuknya Timor-Leste, yang diharapkan akan tuntas pada Oktober tahun ini, jika kita dapat mempertahankan konsensus dalam pertemuan besok, terutama pada sesi penyelesaian berikutnya,” katanya dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone, di Kompleks Perdana Putra.
ASEAN merupakan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara yang dibentuk pada 08 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Negara-negara pendiri ASEAN adalah Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, dan Singapura.
ASEAN kini beranggotakan 10 negara yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, Kamboja, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Brunei Darrusalam.
Sementara, ASEAN telah mengakui Timor-Leste sebagai anggotanya yang ke-11. Status Timor-Leste sebagai pengamat (Observer). Keputusan itu disampaikan melalui pernyataan resmi yang dikeluarkan setelah pertemuan para pemimpin ASEAN di Kamboja pada jumat (11/11/2022).
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




