DILI, 25 oktober 2024 (TATOLI)— Penerima Nobel Perdamaian dan Presiden Timor-Leste, Jose Ramos Horta sebagai pembicara dalam Konferensi Estoril yang digelar di Kampus Nova SBE Carcavelos, Portugal, menyoroti kepemimpinan nasional dan pembangunan perdamaian.
Dalam konferensi tersebut Presiden Horta bergabung dengan Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa pada Sesi Pembukaan Konferensi Estoril yang digelar dengan tema “Time to Rethink” pada kamis (24/10) di Portugal.
Dalam konferensi tersebut, Presiden Horta yang berbicara selama 30 menit saat sesi berbagi wawasannya tentang “How to Lead a Nation towards Lasting Peace – Transforming Conflict into Peacebuilding“.
Presiden Horta berbagi pengalammnya yang didasarkan pada perannya dalam mengamankan perdamaian di Timor-Leste, dan upaya yang mengantarkan dirinya meraih Penghargaan Nobel Perdamaian tahun 1996.
Berita terkait : Bertolak ke Portugal, Horta dijadwalkan terima penghargaan “Literário Guerra Junqueiro”
Kehadiran kedua Presiden dalam forum bergengsi ini menggarisbawahi hubungan diplomatik yang kuat antara Portugal dan Timor-Leste, dan sambil menekankan pentingnya inisiatif pembangunan perdamaian dalam konteks global saat ini. Diskusi ini bertujuan memberikan wawasan berharga bagi pemimpin saat ini dan masa depan yang menghadapi tantangan serupa dalam resolusi konflik dan rekonsiliasi nasional.
Konferensi Estoril, yang diselenggarakan di salah satu sekolah bisnis terkemuka Portugal, terus menjadi platform penting untuk dialog internasional mengenai isu-isu global yang krusial, mempertemukan para pemimpin dunia dan pakar untuk membahas tantangan mendesak yang dihadapi dunia saat ini.
Tim TATOLI




