DILI, 16 oktober 2024 (TATOLI)— Presiden Republik, Jose Ramos Horta, meminta para wartawan Timor-Leste untuk terus bekerja secara profesional.
Pesan permintaan Kepala Negara tersebut disampaikan terkait Hari Kebebasan Pers Nasional yang diperingati tanggal 16 oktober setiap tahunnya.
“Untuk para jurnalis di Timor-Leste, lanjutkan pekerjaan Anda semua, saya terus berbicara dengan Pemerintah untuk melihat bagaimana cara yang baik, jujur, dan transparan untuk membantu semua media nasional. Karena, Pemerintah dapat menunjukkan komitmennya kepada media untuk menetapkan anggaran yang baik untuk media,” kata Presiden Horta kepada para wartawan, di Istana Kepresidenan, Bairro Pite, rabu ini.
Presiden Horta mengatakan bahwa selama ini di dunia banyak jurnalis dari ASEAN dan Palestina yang meninggal dunia saat meliput berita mengenai perang dan konflik.
“Kita beruntung karena di Timor-Leste tidak ada perang, namun ada kebebasan pers,” kata Kepala Negara.
Kepala Negara juga mengatakan, dalam perang ada yang meninggal karena terkena ledakan bom, kadang ada juga yang meninggal karena diserang. Seperti di Meksiko dan Rusia, wartawan dicari karena ada sejumlah orang yang tidak menyukai apa yang wartawan beritakan.
Horta menegaskan bahwa jurnalis untuk menjadi profesional harus selalu belajar, karena sebagai sebuah pendidikan akan membutuhkan waktu, tidak hanya untuk mempelajari jurnalisme tetapi juga untuk menjadi profesional yang baik.
“Yang harus terus dipelajari seorang wartawan yaitu penelitian yang mendalam, dan investigasi sebelum mempublikasikan sebuah berita. Sementara mengenai transportasi untuk mendukung para wartawan, saya sering mengatakan kepada Pemerintah, sejak masa jabatan pertama, agar bisa mendukung para media, karena media adalah layanan publik,” kata Presiden Horta.
Sementara itu, untuk merayakan Hari Kebebasan Pers Nasional yang kedua, Dewan Pers (CI) Timor-Leste mengadakan Forum Editorial Nasional di pos administratif Balibo, kotamadya Bobonaro selama dua hari yaitu tanggal 15 – 16 oktober 2024.
Reporter : Osória Marques (Penerjemah : Armandina Moniz)
Editor : Julia Chatarina




