Menteri Agio – Dubes Wan Hadfi soroti peluang kerjasama sektor migas di Brunei

DILI, 18 september 2024 (TATOLI)– Menteri Kabinet Dewan Menteri, Agio Pereira bertemu Duta Besar Brunei Darussalam untuk Timor-Leste, Wan Hadfi Latif. Dalam pertemuan Dubes Wan Hadfi membahas kerja sama kedua negara, dengan fokus khusus pada bidang pengembangan sektor minyak dan gas (Migas).
Dalam pertemuan tersebut, Dubes Wan Hadfi menyampaikan informasi kepada Menteri Agio mengenai percepatan pembangunan sektor migas di Brunei yang mengalami pertumbuhan eksponensial dalam 10 tahun terakhir.
Menteri Agio Pereira berterima kasih atas pertukaran informasi tersebut dan menekankan bahwa evolusi tersebut disoroti sebagai sumber inspirasi bagi Timor-Leste, yang sedang berada pada tahap penting dalam negosiasi proyek Greater Sunrise.
“Pengalaman Brunei adalah contoh berharga bagi Timor-Leste, yang sedang memasuki tahap yang sangat penting dalam pengembangan sumber daya energinya,” ungkap Menteri Agio dalam pertemuan di Kantor Pemerintah, rabu ini.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas kunjungan resmi Menteri Agio Pereira berikutnya ke Brunei Darussalam yang dijadwalkan pada periode 06 hingga 11 oktober 2024.
“Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, dengan penekanan pada pertemuan dengan pejabat senior pemerintah dari Brunei termasuk Wakil Menteri Energi, Dato Seri Paduka Awang Haji Mohamad Azmi bin Haji Mohd Hanifah dan Menteri Keuangan dan Ekonomi II Dato Seri Setia Dr. Mohd Amin Liew bin Abdullah,” tulis Menteri Agio dalam laman resminya yang diakses Tatoli.
Kunjungan ini akan memungkinkan Menteri Agio Pereira untuk memperdalam pengetahuannya tentang praktik manajemen terbaik di sektor energi di Brunei dan menjajaki peluang kerja sama baru.
Dubes Wan Hadfi Latif juga menyarankan, dalam kunjungan tersebut, Menteri Agio Pereira memanfaatkan kesempatan mengunjungi kompleks pengilangan dan petrokimia kelas dunia, yang terletak di pulau Pulau Muara Besar di Brunei, yang dapat menjadi model referensi untuk masa depan perkembangan industri di Timor-Leste.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

