iklan

POLITIK, HEADLINE

HUT Referendum ke-25 akan digelar di Pelabuhan Dili

HUT Referendum ke-25 akan digelar di Pelabuhan Dili

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão bersama anggota pemerintahan lainnya melakukan observasi langsung pada Pelabuhan Dili yang akan digunakan sebagai tempat digelarnya HUT Referendum ke-25 tahun. Foto spesial

DILI, 10 juli 2024 (TATOLI)— Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão bersama anggota pemerintahan lainnya sore ini telah melakukan observasi langsung pada Pelabuhan Dili sebagai tempat untuk digelarnya HUT Referendum ke-25 tahun yang jatuh pada 30 agustus mendatang.

Menteri Transportasi dan Komunikasi, Miguel Manetelu Marques mengatakan keputusan ini diambil langsung oleh Perdana Menteri dalam pertemuan Dewan Menteri.

“Kita hari ini bersama PM Xanana sendiri datang untuk melihat tempat ini karena telah diputuskan sebagai tempat untuk memperingati HUT Referendum pada 30 agustus mendatang,” jelas Menteri Miguel di Pelabuhan Dili, rabu ini.

Ia menjelaskan ini adalah kunjungan pertama yang dilakukan oleh pemerintah dan Perdana Menteri, Xanana Gusmão dan telah mengorientasikan pada Kementerian Administrasi Negara (MAE -tetun) untuk mempersiapkan rancangan di Pelabuhan Dili.

Berita terkait : Sekjen PBB Antonio Guterres dipastikan hadiri perayaan HUT Referendum ke-25  

Sesuai instruksi dari Kepala Pemerintah, kementerian terkait khususnya MAE akan menyiapkan kondisi yang layak di Pelabuhan Dili mengingat sebelumnya Sekretaris Jenderal Perseriakatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres juga telah mengkonfirmasikan kehadirannya pada HUT Referendum tersebut.

Referendum kemerdekaan diadakan di Timor Timur (Timor-Leste) pada 30 Agustus 1999. Setiap tahun Timor-Leste memperingati hari tersebut untuk mengingat kembali keputusan yang diambil untuk menuju jalan kemerdekaan.

Pelabuhan Dili sebelumnya adalah satau-satunya pelabuhan yang berfungsi sebagai pusat perdagangan terbesar di Timor-Leste, baik ekspor maupun impor.

Tetapi setelah Pemerintah bersama mitra menyelesaikkan pembangunan pelabuhan Tibar pada november 2022 dan pelabuhan Dili hanya berperan sebagai pintu gerbang dalam proses naik-turun penumpang, pegiriman barang dengan Atauro dan Oe-cusse serta melayani wisatawan luar negeri.

Selain itu pada juni lalu, Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MTK) melalui Administrasi Pelabuhan Timor-Leste (APORTIL) telah mengawali rehabilitasi gedung terminal penumpang di Pelabuhan Dili dengan dana sebesar $315.575,51. 

Berita terkait : Hasil referendum 4 september adalah akhir dari penderitaan rakyat Timor-Leste

Reporter : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!