iklan

POLITIK, HEADLINE

Presiden Horta minta Pemerintah lakukan audit penggunaan dana untuk IP – EP

Presiden Horta minta Pemerintah lakukan audit penggunaan dana untuk IP – EP

Presiden Republik, José Ramos Horta. Foto Tatoli/Egas Cristóvão

DILI, 20 juni 2024 (TATOLI)— Presiden Republik José Ramos Horta meminta kepada Pemerintah, melalui Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, untuk melakukan audit terhadap Institusi Publik (IP) dan Perusahaan Publik (EP) yang menggunakan dana dalam jumlah besar, namun tidak memberikan manfaat bagi negara.

“Audit lengkap harus dilakukan terhadap Institusi Publik dan Perusahaan Publik, karena gaji mereka yang terkadang lebih tinggi dari Presiden Republik dan Perdana Menteri, namun setiap tahun tidak memberikan manfaat yang besar bagi negara. Saya sudah meminta kepada Perdana Menteri untuk mengurangi  eksistensi Institusi Publik dan perusahaan Publik yang tidak memberikan manfaat bagi negara,” kata  Presiden Horta kepada wartawan usai pertemuan yang dilakukan dengan PM Xanana  di Istana Negara, Bairro Pite, Dili, kamis ini.

Menurut Presiden Horta, Institusi Publik dan Perusahaan Publik, harus menghasilkan pendapatan yang besar sehingga tidak merugikan negara. Jika, pendapatan berkurang, Pemerintah sendirilah yang akan terkena dampaknya.

“Di negara lain, Institusi Publik dan Perusahaan Publik, memberikan  pelayanan terbaik seperti, Perusahaan Listrik Negara memberikan pendapatan besar, termasuk Perusahaan air bersih. Akan tetapi, di negara kita lain lagi dengan mendapatkan pendapatan yang tidak terlalu besar dibandingkan dengan gaji mereka. Jadi, lebih baik mengurangi gaji mereka sesuai dengan pendapatan mereka,”ujarnya.

Karena itu, Presiden Republik akan secara ketat memeriksa Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2025 sebelum disahkan.

“Saya akan memeriksa dengan ketat APBN 2025, jika tidak mengubah sikap terhadap Institusi Publik dan Perusahaan Publik yang tidak memberikan pendapatan kepada negara, saya akan menolak APBN 2025,” kata Presiden Horta.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!